Hari ini akan berlangsung sebuah fenomena super langka, super blue blood moon, dimana blue moon, super moon, dan gerhana Bulan akan belangsung secara bersamaan. Peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun silam.
Hari ini akan berlangsung sebuah fenomena super langka, super blue blood moon, dimana blue moon, super moon, dan gerhana Bulan akan belangsung secara bersamaan. Peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun silam.

Sabigaju.com – Gerhana Bulan total akan berlangsung pada mulai Senin (31 /1) sore. Peristiwa ini cukup langka karena gerhana ini terjadi saat Bulan berada dalam konfigurasi supermoon dan bluemoon.

Supermoon terjadi ketika purnama Bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi sehingga ukuran Bulan ini menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya.

Sedangkan Blue moon adalah Bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender.

Nah, 3 fenomena menakjubkan yang terjadi pada saat bersamaan, yaitu blue moon, super moon, dan gerhana Bulan adalah peristiwa yang cukup langka terjadinya. Hal ini disebabkan, peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu.

Gerhana Bulan terjadi ketika saat Bulan purnama Bumi menutupi Bulan, sehingga Bulan tertutupi oleh bayangan Bumi. Orbit Bulan mengelilingi Bumi berbentuk elips sehingga jarak Bumi dengan Bulan selalu berubah, dan saat Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi bertepatan dengan Bulan purnama terjadilah supermoon.

Tahapan Proses

Tidak seperti gerhana Matahari yang hanya bisa diamati di daerah yang sangat terbatas, gerhana Bulan ini bisa diamati dari sebagian besar permukaan Bumi, yaitu dari daerah Amerika Utara, Samudera Pasifik, Siberia Timur dan Asia. Namun, gerhana ini tidak akan kelihatan dari sebagian besar Amerika Selatan dan Afrika.

Proses gerhana Bulan total ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial dan Bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan Bumi. Proses gerhana berlangsung sekitar empat jam.

Nah, buat Kalian yang ingin mengamati gerhana Bulan ini di daerah Indonesia waktu Indonesia bagian barat, berikut tahapanya.

Awal gerhana parsial terjadi pada 18:48 WIB
Awal gerhana total terjadi pada 19:52 WIB
Puncak gerhana terjadi pada 20:30 WIB
Akhir totalitas terjadi pada 21:08 WIB
Akhir gerhana terjadi pada parsial 22:11 WIB.

Tempat Ideal Menyaksikan Super Blue blood Moon

Baik BMKG dan Lapan menyebutkan bahwa tempat ideal untuk melihat fenomena Gerhana Bulan total ini adalah arah timur yang tidak terhalang gunung atau gedung dan cuaca yang bagus.

Ada beberapa lokasi ideal untuk pengamatan fenomena super blue blood moon di Jakarta. Mulai dari kawasan Pulau Seribu, Ancol, Planetarium Jakarta, TMII, Museum Fatahilah, hingga Situ Babakan, Kampung Betawi.

Di samping itu, BMKG bekerja sama dengan beberapa pihak untuk membuka 21 lokasi pengamatan yang menyebar di Indonesia. Hal ini untuk mempermudah observasi fenomena yang disebut super blue blood moon ini.

Di Jayapura ada dua lokasi, Ambon, Ternate, Palu, Makasar juga dua lokasi, Kupang, Wai Ngapu, Mataram, Denpasar, Karang Kates, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Tangerang, Kepahiyang Bengkulu, Bukittinggi, Medan dan Aceh. (Sbg/Rig)

Comments