Minuman manis
Kebiasaan mengonsumsi minuman manis ternyata tak hanya berbahaya bagi kesehatan namun, juga bisa memicu kematian dini. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Banyak orang menyukai minuman manis sebagai penyegar atau penawar dahaga apalagi saat siang hari dimana sinar matahari bersinar sangat terik Namun demikian kamu tidak boleh terlalu sering mengonsumsinya.

Minuman manis memang bisa bisa membuat lidah  kamu ketagihan. Namun,terlalu sering meminumnya bisa berbahaya bagi kesehatan

Nah Sabigaju mau kasih info betapa berbahayanya terlalu sering mengonsumsi minuman manis.

BACA JUGA: Mitos Keliru Seputar Gula yang Manis Rasanya

Minuman Manis Lebih Berbahaya Daripada Makanan Manis

Para peneliti mengungkap, minuman manis adalah penyumbang risiko diabetes tipe-2 yang lebih besar daripada asupan lain.

Menurut riset yang mereka lakukan, makanan manis yang rendah nutrisi menghasilkan efek yang lebih berbahaya daripada buah dan makanan lain yang mengandung fruktosa.

Penulis utama riset Dr. John Sievenpiper adalah peneliti di Clinical Nutrition and Risk Factor Modification Centre Rumah Sakit St. Michael di Toronto, Kanada.

“Temuan ini bisa membantu memandu rekomendasi pada sumber makanan penting fruktosa dalam pencegahan dan manajemen diabetes,” kata Dr. Sievenpiper. “Tapi tingkat buktinya rendah karena itu dibutuhkan lebih banyak studi berkualitas tinggi.”

Fruktosa terkandung secara alami dalam makanan seperti buah dan jus buah alami, sayuran, dan madu.

BACA JUGA: Kebiasaan Minum Kopi Pakai Es Sehat Apa Enggak Sih?

Fruktosa juga ditambahkan ke asupan seperti minuman ringan dan makanan pencuci mulut. Pedoman pola makan saat ini merekomendasikan orang mengurangi gula bebas, terutama fruktosa dari minuman manis.

Banyak penelitian menunjukkan fruktosa berperan penting dalam perkembangan diabetes dan penyakit jantung.

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin–hormon yang mengatur gula darah–atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya.

BACA JUGA: Makan untuk Hidup Bikin Panjang Umur, Rahasia Diet Okinawa

Bisa Timbulkan Kematian Dini

Riset lain membuktikan, sering mengonsumsi minuman manis dapat meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular.

Dikatakan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman tersebut sebanyak dua kaleng atau lebih, 31 persen berisiko lebih tinggi untuk mengalami kematian dini akibat penyakit jantung.

Hal itu merupakan kesimpulan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation. Tak hanya itu, setiap porsi tambahan juga dikaitkan dengan peningkatan 10 persen risiko penyakit yang sama.

BACA JUGA: Hidup Makin Sehat dengan Minum Susu Kacang Polong 

Riset yang dipimpin peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menemukan, sering mengonsumsi minuman tersebut dapat meningkatkan kematian akibat kanker, hingga sebesar 18 persen.

“Hasil kami memberikan dukungan lebih lanjut untuk membatasi asupan minuman manis dan menggantinya dengan minuman lain, terutama air putih.” “Ini demi meningkatkan kesehatan dan umur panjang secara keseluruhan,” kata salah satu peneliti Vasanti Malik.

Riset sebelumnya menemukan hubungan antara asupan minuman manis dan kenaikan berat badan. Riset tersebut menunjukkan adanya risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke yang lebih tinggi serta mengarah pada kematian dini. (Sbg/Rig)

Comments