Berbuka dengan ang manis paling pas mengonsumsi kurma
(foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Banyak orang yang beranggapan bahwa berbuka puasa dengan makanan yang manis-manisadala hal yang baik . Itu sebabnya saat berbuka puasa, kita selalu menyiapkan suguhan berupa sirop ataupun teh manis.

Padahal tidak semua yang manis itu menyehatkan tubuh. Hal ini mungkin disebabkan ketidak-tahuan akan apa yang dimaksud dengan yang manis–manis tersebut.

Lantas Apa sebenarnya hal manis yang baik untuk kita konsumsi saat berbuka puasa?

BACA JUGA: Nih, Segudang Manfaat Mengonsumsi Kurma untuk Para Pria Kekinian 

Rasa Manis yang Sehat

istilah berbuka dengan yang manis yang dimaksud, bukanlah sembarang manis. Karena tidak semua yang manis itu baik untuk kesehatan. Yang manis dan itu baik dikonsumsi ketika berbuka puasa adalah kurma. Buah kurma memiliki banyak kandungan yang memberi manfaat untuk tubuh terutama saat berpuasa.

Ya, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya berbuka puasa dengan kurma dan air putih. Kurma adalah salah satu makanan dengan kandungan karbohidrat yang kompleks.

Rasa manis alami yang ada di dalam kurma, mengandung kalium dan magnesium, yang baik untuk menurunkan risiko stroke pada manusia serta mengembalikan stamina tubuh setelah berpuasa.

BACA JUGA: Ibadah Puasa Momen yang Baik untuk Kesehatan Jantung 

Selain kurma, buah-buahan pada umumnya merupakan sumber gula alami yang baik dikonsumsi untuk berbuka puasa. Di samping mengandung gula alami, buah-buahan juga memiliki mineral dan kandungan air yang sekaligus bisa melepas dahaga.

Asupan gula tambahan yang tidak murni juga bisa membuat lonjakan kalori dalam tubuh. Terlalu banyak kalori bisa berujung pada kenaikan berat badan selepas Ramadan.

Kamu juga dapat  memakai madu alami saat berbuka dengan yang manis untuk mengganti gula pasir.

Madu memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih rendah dibanding gula, sehingga tidak membuat lonjakan kadar gula darah secepat gula biasa ketika dikonsumsi.

BACA JUGA: Stay Safe! Jauhi Kuliner Manis di Masa Pandemi COVID-19 

Jangan Terlalu Banyak Mengonsumsi Kuliner Serba Manis

Berbuka dengan yang manis bukan dilakukan dengan gula yang ada di dalam sirop atau teh manis, yang tentu tidak baik bagi kesehatan, apalagi bagi penderita diabetes.

Berlebihan mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi saat berbuka puasa memiliki risiko membuat lonjakan kadar gula darah yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan mental seperti terkena depresi  ataupun kecemasan

Bahaya lain bagi tubuhmu saat mengonsumsi gula atau manis dalam jumlah yang besar adalah bisa mengganggu kesehatan jantung.

Menurut penelitian asupan gula berlebih bisa membuat seseorang berisko  mengalami peningkatan kadar HDL serta lemak jahat dan penurunan kadar kolesterol baik

Berbuka dengan yang manis memang tidak dilarang. Namun ada baiknya memilih makanan dengan kandungan gula yang alami saja agar kesehatan tetap terjaga selama menunaikan ibadah puasa. (Sbg/Rig)

Comments