Meski tidak digunakan memanaskan mesin mobil perlu dilakukan
(Foto: Pixabay.com)

Sabigaju.com – Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)  di DKI Jakarta sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 membuat begitu banyak mobil alias kendaraan roda empat jarang digunakan. Namun demikian Kamu harus sesekali memanaskan mesin mobil.

Memanaskan mesin mobil sangat diperlukan untuk tetap menjaga kinerja mesin dan juga komponen lainnya.

Pasalnya, jika mesin  mobil tidak pernah dipanasi, maka banyak efek negatifnya yang akan terjadi.

BACA JUGA: Waspada, Mobil Canggih Nggak Jamin Bebas Kecelakaan

1. Memelihara Aki

Memanaskan mesin mobil perlu dilakukan agar aki tidak mudah soak.

Kamu buka gas sedikit tinggi tapi tidak perlu sampai gerung-gerung misalkan idling dikisaran 700-800 rpm, kita gas sekitar 1.000- 1.200 rpm itu hanya kondisi agar aki tidak tekor.

2. Menjaga Kelistrikan Mobil

Manfaat lain memanaskan mesin mobil adalah memberikan kelistrikan mobil di mana pada komponen kelistrikan seperti regulator ataupun alternator mobil yang sangat membutuhkan aliran listrik sebelum bekerja.

BACA JUGA: Gegayaan Pakai Mobil Mewah Selundupan, Nggak Tahu Diri!

3. Oli Tersikulasi

Mobil tidak perlu dipanaskan setiap hari, karena tujuan memanaskan mesin untuk oli bersirkulasi dengan baik.

Meskipun Mesin mobil zaman sekarang memiliki presisi yang lebih bagus dan tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan sirkulasi oli, tetapi jika mobil tidak dilakukan pemanasan terlebih dahulu, akan memberikan dampak buruk pada komponen lainya.

4. Nggak Perlu Setiap Hari

Mobil tidak perlu dipanaskan setiap hari, Karena kalau memanaskan mobil setiap hari hanya akan membuang-buang bahan bakar.

Memanaskan mobil disarankan minimal dua hari sekali dan yang terpenting dilakukan secukupnya saja tidak terlalu lama dan tidak terlalu sebentar. kamu hanya butuh waktu 5 sampai 10 menit.

5. Perhatikan Ban

Selama mobil terparkir di garasi dan tidak pernah beranjak dari tempatnya maka yang akan mendapatkan dampaknya adalah ban.

Karet pembungkus pelek ini otomatis akan terus menahan beban kendaraan selama tidak digunakan. Lama-kelamaan ban juga akan mengalami kerusakan pada bagian telapaknya karena terus menahan beban mobil.

Menggunakan mobil selama WFH itu juga perlu, ini untuk mencegah terjadinya kerusakan pada bagian telapaknya. Kalau sebelumnya roda sudah setimbang, kemudian terparkir lama akan menyebabkan unbalancing

BACA JUGA: Benarkah Mobil Listrik Ramah Lingkungan? Nggak Juga Tuh

6. Sesekali Berkeliling

Untuk memanaskan mobil ini sebaiknya juga tidak hanya diam di tempat saja, tetapi sesekali juga dikemudikan untuk sekadar berkeliling kota atau kompleks perumahan. Jadi dengan dijalankan, bensin atau solar benar-benar melakukan pembakaran.

Meskipun mobil tidak digunakan, Kamu harus tetap memanaskan mesin mobil ya gaes agar seluruh kondisi mesin dan juga komponen lainnya tetap prima. (Sbg/Rig)

Comments