Produk Diet
Ada baiknya kita tidak mudah untuk percaya terhadap produk diet yang dipromosikan selebriti di media sosial seperti Instagram. (Foto: metro.co.zw)

Sabigaju.com – Sepertinya, apapun yang dilakukan, dipakai dan dikatakan artis yang diidolakan sebut saja produk diet yang tengah dipromokan olehnya, menjadi hal yang diikuti banyak orang.

Hal tersebut bahkan termasuk cara si artis dalam menurunkan berat badan. Yup, produk diet maupun kesuksesan diet selebriti selalu ramai diperbincangkan, hingga tak sedikit yang ikut mencoba apa yang dilakukan para artis itu untuk membuat badannya ideal.

Namun hati-hati , tidak semua produk diet selebriti itu aman. Tak jarang, apa yang mereka tampilkan di media dan publik hanyalah sebuah iklan produk. Bisa jadi, dia sendiri tidak melakukan diet dengan produk tersebut.

Dan perlu diingat bahwa para artis memiliki pakar diet dan konsultan diet pribadi yang bisa mengawasinya dalam melakukan diet. Itu sebabnya pola diet yang ia lakukan bisa berhasil. Namun, bila oleh orang awam belum tentu sukses. Malah bisa membahayakan karena tidak didampingi oleh para ahli.

BACA JUGA:

 

 Larang Artis Promosikan Produk Penurun Berat Badan

Belum lama ini Profesor Stephen Powis, Direktur Medis Program Layanan Kesehatan Inggris atau NHS melayangkan permintaan kepada pihak media sosial Instagram untuk melarang artis maupun publik figur untuk mempromosikan produk-produk penurun berat badan.

Hal itu dilatarbelakangi Karena banyak pengguna medsos asal ikut-ikutan alias termakan promosi obat penurun berat badan yang tak bertanggung jawab dan tak aman yang dilakukan para artis maupun public figure.

Dalam pandangan Profesor Stephen Powis, platform seperti Instagram memiliki tangung jawab untuk melindungi kesehatan penggunanya, khususnya mereka yang masih berusia muda. Menurutnya, iklan produk seperti teh detoks dan pil diet dapat memiliki efek merusak.

Omong Produk Bagus, Kenyataan Berdampak Buruk

Dalam sebuah artikel di Daily Telegraph, ia menulis saat suatu produk diet terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar produk itu berdampak buruk.

“Menurunkan berat badan dengan cepat mengandung risiko tinggi, dan mengiklankan produk ini tanpa peringatan kesehatan akan merusak,” ucapnya. Powis mengatakan para selebritas dengan pengaruh besar yang mempromosikan produk tersebut pasti mengecewakan para penggemarnya.

Menurutnya, pihak media sosial memiliki kewajiban untuk membasmi praktik yang merugikan kesehatan ini karena para produsen produk diet tersebut biasanya memakai platform media sosial untuk menargetkan kaum muda. Teh detoks adalah salah satu produk yang diklaim memiliki hasil instan untuk menurunkan berat badan.

Produk ini telah meningkat popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir berkat kesepakatan para selebriti kelas atas yang mempromosikan produk ini lewat akun sosial media miliknya.

Meskipun dalam iklan produk diet tersebut diklaim menggunakan bahan alami, produk tersebut mengandung senna yang tinggi. Senna merupakan pencahar yang terbuat dari daun dan buah senna.

Jangan Percaya Selebriti Saat Promo Produk Diet

Pada bulan Januari, aktris asal Inggris bernama Lucy Mecklenburgh mendorong para followers Instagramnya agar menghindari konsumsi teh detoks. Ia mengatakan, produk diet tersebut hanya membuat kita sering buang air besar.

Kim Kardashian West yang memiliki 126 juta followers juga berada di bawah pengawasan Instagram karena mempromosikan produk diet serupa. Tahun lalu, bintang reality show itu dikritik karena mengiklankan produk diet berupa lolipop yang diklaim mampu meredam nafsu makan.

Aktris Jameela Jamil yang kerap menyuarakan “Body Positivy” atau sikap untuk menerima apapun bentuk tubuh kita juga mengkritik istri Kanye West itu. Menurutnya, Kim telah memberi pengaruh mengerikan dan beracun untuk gadis-gadis muda. (Sbg/Rig)

Comments