Cowok sempurna itu tidak ada
(foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Banyak wanita mendambakan sosok cowok sempurna sebagai tambatan hatinya. Beberapa kategori yang menjadi pertimbangan adalah pria berpendidikan, sukses ketika ia mencapai usia 40 tahunan, tidak memiliki kebiasaan mabuk, dan mungkin juga memiliki profesi bergengsi

Ada  juga yang mengiginkan segi penampilan hingga perilaku cowok . intinya  akan panjang deh jawaban, jika dibuat dafta kriteria cowok sempurna.

Nah, apakah  kita sebagai cowok  perlu menjadi  sosok sempurna bagi pasangan? Jelas tidak. dan berikut  alasannya.

BACA JUGA: Cowok Baik-baik Itu Nggak Sempurna Men!

Pengaruh Media Sosial dan Film

Gaes, Saat ini, banyak cowok yang melakukan pembandingan diri  di jejaring sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan lain sebagainya.

Sayangnya tak sedikit cowok memproyeksikan gambar tertentu dari kehidupan mereka, termasuk soal hubungan.

(Foto: IMDB)

Padahal, ini sama sekali bukan representasi yang sebenarnya dari kejadian dan kehidupan nyata. Ingat gaes , nggak  semua bisa memberikan banyak hadiah bagus, dan tak semua dari mereka benar-benar menjalin hubungan baik seperti yang ditampilkan.

Selain media sosial, film-film  romantis ataupun tayangan opera sabunrata-rata s melukiskan gambaran lelaki atau perempuan sempurna, dan itu tidak benar.dan  malah banyak nggak nyambung  di kehidupan nyata.

Sebuah hubungan cinta pastinya punya  tantangan. dan nggak semua  berjalan sesuai keinginan pada akhirnya. Ada mereka yang bisa melewatinya tapi ada juga yang tidak demikian.

BACA JUGA: Selain Minder, Ini Sebabnya Para Cowok Masih Betah Jomblo

Keinginan Pasangan yang Nggak Realistis

Pengaruh dari media sosial dan film-film romantis, membuat banyak orang yang memiliki harapan begitu tinggi hingga nggak realistis terhadap pasangannya.

Padahal di dunia nyata kesempatan bertemu dengan  sosok cowok sempurna  presentasinya nol persen alias hampir tidak mungkin.

(Foto: Pexels)

Bayangkan aja jika ada cowok sempurna  yang selalu bisa hadir setiap waktu.di berbagai saat kekasihnya,  Terus bisa membukakan pintu, membelikan makanan, menghibur saat sedih, dan lain sebagainya. di egeri dongeng sekaliin sosok itu nggak ada gaes.

Masalah yang cenderung terjadi. dari memiliki  harapan terlalu tinggi dan tidak realistis adalah bahwa pasangan ibisa gampang down pada saat tertentu. Apalagi kalau harapannya  tak kunjung tercapai.

BACA JUGA: Idaman Pria di Masa Pandemi, Gebet Deh Wanita Berzodiak Ini!

Mencintai Sewajarnya dan Secukupnya

Hubungan yang lebih baik daripada mengupayakan kesempurnaan adalah hubungan yang apa adanya. ini berarti  cintailah pasanganmu secara wajar dan secukupnya.

Putus Cinta
(Foto: Unsplash)

Alih-alih menghabiskan waktu dengan hal-hal negatif  ataupun toxic, lebih baik mulai berfokus pada aspek positif dari hubungan yang dijalani.

So gaes, nggak perlulah gaes kamu menjadi sempurna dalam menjalani hubungan. Kamu dan si dia selayaknyamenerima kelebihan dan kekurangan masing-masing karena ketidaksempurnaan itu nyata. (Sbg/Rig)

Comments