Bapak Rumah Tangga
Walaupun jarang sekali terdengar soal wacana bapak rumah tangga. Namun hal itu kini banyak menjadi pilihan pria masa kini. (Foto The Day After)

Sabigaju.com – Suami mencari nafkah, istri jadi ibu rumah tangga. Ternyata hal ini tertera pada UU No. 1 tahun 1974 soal perkawinan. Inilah stereotip yang akhirnya masih berlaku, bahkan di era kesetaraan sampai saat ini. itu sebabnya jarang sekali terdengar uraian ataupun wacana bapak rumah tangga.

Jangankan kita yang tinggal di wilayah Timur, Amerika Serikat yang sontar menggaungkan feminisme saja, pria milenialnya masih mengidamkan istri bekerja di rumah. Apa kamu demikian?

Lalu, apa mungkin suami akhirnya jadi bapak rumah tangga atau stay-at-hom-dad? Sebetulnya sah-sah saja, karena pada dasarnya berumah tangga adalah soal kesepakatan dua pihak. Kalau memang kesepakatan ada dan memungkinkan kamu menjadi bapak rumah tangga, why nut?

BACA JUGA:

 

1. Pentingnya Partisipasi Suami di Ranah Domestik

Bapak rumah tangga
(Foto: images.dawn.com)

Sekarang ini, makin banyak munculnya kesadaran soal urgensi suami membantu perempuan di ranah domestik.

Tak hanya soal tenaga, keturutsertaan laki-laki di ranah domestik juga bisa membantu wanita mengembangkan dirinya di luar rumah.

Kemudian dari soal psikologis dan kesehatan. Banyak ahli yang mengemukakan bahwa ketika wanita kelelahan, maka mereka akan lebih cepat emosi. Ini akan berdampak pada cara pengasuhan mereka terhadap anak. Belum lagi kesehatan yang menurun jika terlalu lelah.

2. Pentingnya Partisipasi Ayah Mengurus Anak

Bapak rumah tangga
(Foto: Unsplash)

Partisipasi ayah dalam mengurus anak sangat penting bagi kedekatan emosional anak. Ketika kedekatan emosional terwujud, maka ayah akan lebih responsif terhadap kebutuhan anak.

Dari sini, anak akan menyadari bahwa orangtuanya adalah tempat teraman di dunia. Sebab, mereka akan mendapat apa yang mereka butuhkan.

3. Anak yang Dekat dengan Ayah Jauh Lebih Pintar

Banyak penelitian yang menjelaskan bahwa anak yang dekat ayahnya ternyata memiliki IQ yang cenderung tinggi. Tak hanya itu, mereka terbukti akan menjadi pribadi yang bijak, percaya diri dan tegas.

4. Cool Daddy

Bapak Rumah Tangga
(Foto: oddee.com)

Kalau ini sebetulnya pandangan umum aja. Banyak sekali yang menilai bahwa pria yang dekat dengan anak kecil terlihat lebih cool dan sexy. Apalagi kalau katanya kamu bisa bermain bersama  di tempat umum.

5. Stay Calm, Teknologi Bisa Membantu

Tak perlu khawatir kamu akan kesulitan. Saat ini, sudah banyak sekali teknologi yang memudahkan. kamu untuk mengerjakan berbagai urusan rumah tangga.

Bapak Rumah Tangga
Foto: Pinterest

Ingat ya Sob, ini hanyalah soal kesepakatan kalian dalam menjalani peran masing-masing di keluarga. Tak perlu memaksakan istri harus bekerja atau menjadi rumah tangga. Karena pada dasarnya, kesetaraan dalam berumah tangga bisa dicapai ketika ada kata sepakat lewat diskusi.

Jadi, kenapa harus malu menjadi bapak rumah tangga? (Sbg/Dinda)

Comments