Sabigaju.com – Bukan kasus baru, minuman keras atau miras oplosan telah mengakibatkan banyak korban yang tewas dari berbagai kalangan dan daerah. Baru tertangkap di kawasan Bandung, Pihak Kepolisian Jawa Barat kembali menangkap seorang pelaku pemilik rumah produksi minuman keras oplosan di Bandung. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan bahwa produksi miras dilakukan di bawah tanah.

Tempat produksi aktif di Bandung ini ternyata telah menjadi pemasok berbagai miras di seputar Jawa Barat. Merupakan tempat yang terlihat sering melakukan produksi, barang bukti yang ditemukan adalah ratusan botol miras yang dibungkus rapi. Dicurigai barang yang usai diproduksi ini akan dilanjutkan distribusinya hingga ke luar kota Bandung.

Mengandung bahan-bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan, distribusi miras oplosan kian meluas di berbagai tempat. Selain harganya yang terjangkau, miras oplosan terbukti membuat mabuk lebih cepat dari minuman beralkohol biasa. Salah satu bahan yang paling berbahaya yang terkandung dalam miras oplosan adalah methanol. Konsumen yang meneguk minuman keras oplosan mendapat banyak reaksi berbeda di setiap individunya. Namun yang jelas pasti akan menjadi dampak adalah rusaknya organ internal tubuh dan fungsi hati.

Harga murah dan sering disamarkan menjadi minuman energi

Selain alasan dampak buruk bagi tubuh dan kesehatan, miras oplosan telah banyak jadi pemicu berbagai tindakan criminal. Tidak sedikit kejadian seperti tawuran, perampokan, hingga pemerkosaan yang dipicu oleh efek dari miras oplosan. Ironisnya, minuman haram ini juga banyak beredar dan di konsumsi oleh anak-anak di bawah umur.

Kendati distribusinya yang cukup luas, perdagangan miras cukup tertutup antara penjual dan pembelinya. Hal ini berarti tidak semua orang bisa membeli miras, tanpa memutus kemungkinan semua orang bisa mengonsumsi miras. Perdagangan terorganisir ini menyulitkan polisi untuk mendeteksi dan menangkap para pelaku yang terlibat. Turut mendatangi TKP dan mempelajari kasus, Kapolda dilaporkan juga menghimbau kepada warga dimanapun untuk aktif melapor. JIka di sekitarmu terjadi pembuatan atau peredaran minuman tanpa lisensi ini, jangan ragu untuk melapor. (sbg/Novel)

Comments