Sabigaju.com – Apakah kamu adalah termasuk seseorang yang mempunyai kesulitan untuk tidur di malam hari? Insomnia, apakah berbahaya?

Insomnia atau Gejala sulit tidur yang dialami oleh penderita ini biasanya terjadi karena adanya permasalahan psikologis seperti stress, khawatir, dan cemas yang berlebih.

Kegelisahan yang ditimbulkan oleh ketiga faktor di atas berakibat pada fungsi kognitif otak sehingga membuat kamu jadi susah tidur. Nah! Sebelum kita bicara lebih jauh, simak dulu tingkatan-tingkatan dari insomnia berikut ini.

Tingkatan Insomnia

http://www.mentalhealthy.co.uk/news/1665-break-from-email-brings-less-stress-at-work.html acc : C.F Gold

Bahwa terdapat beberapa tingkatan dari gangguan tidur insomnia yang diukur dari indikator waktu lamanya menderita yakni antara lain :

1. Insomnia Sementara
Ini merupakan gangguan tidur yang terjadi hanya dalam rentan waktu kurang dari 3 minggu – 4 minggu.

2. Insomnia Jangka Pendek
Adalah suatu gangguan tidur yang disebabkan oleh faktor stress mendadak, yang terjadi karena kecemasan jangka pendek. Misalnya merasa nervous untuk peristiwa di keesokan hari, terlalu sedih karena suatu hal, atau mencemaskan sesuatu secara berlebihan dalam jangka waktu yang pendek.

3. Insomnia Kronis
Merupakan suatu gangguan tidur yang sudah terjadi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, dimana si penderita diharuskan untuk bertemu seorang dokter untuk menyembuhkan gangguan ini.

Jadi, untuk menilai tingkat keseriusan gangguan tidur ini, kamu bisa melihat dan memperhatikan dari berapa lama jangka waktu mengalaminya. Apabila kamu mengetahui ada penderita yang hanya mengalami kesulitan tidur hingga paling banyak 3 minggu maka hal tersebut masih lebih mudah untuk dipulihkan.

Insomnia, Apakah Berbahaya?

Seperti yang disampaikan sebelumnya di atas, Insomnia merupakan gangguan yang berasal dari penyebab seperti gangguan fisik, gangguan emosional dan gangguan narkoba. Beberapa dampak yang dapat terjadi ketika Insomnia menyerang kamu itu antara lain  :

  1. Menjadi Pelupa
    Ada riset yang dilakukan pada tahun 2009 bahwa dampak dari insomnia itu sendiri adalah berkurangnya Short Wave Ripples yang membuat seseorang menjadi gampang lupa terhadap sesuatu.

    Pic Source : http://www.mid-day.com/articles/its-official-men-more-forgetful-than-women/15044046
  2. Meningkatkan Resiko Kematian
    Suatu riset di Inggris mengatakan bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil Inggris yang mempunyai jangka waktu tidur 5-7 jam setiap harinya dapat memberikan dampak buruk.  Termasuk paling fatalnya adalah terkena penyakit kardiovaskuler atau jantung.

    Pic source : http://www.mentalhealthy.co.uk/news/1665-break-from-email-brings-less-stress-at-work.html
  3. Depresi
    Ada studi dari University of Pennsylvania pada tahun 1997 yang mengatakan bahwa mereka yang tidur 5 jam sehari akan mempunyai kecenderungan untuk lebih mudah stress, marah, sedih dan kelelahan mental.

    ilustrasi pexels
  4.  Penurunan Konsentrasi
    Pola tidur yang baik akan banyak membantu pola konsentrasi, kewaspadaan, penalaran dan kemampuan menyelesaikan masalah (Problem Solving).

    Pic Source : http://www.mentalhealthy.co.uk/news/1665-break-from-email-brings-less-stress-at-work.html
  5. Penurunan Gairah Seksual
    Untuk kamu yang sudah mempunyai pasangan, gangguan insomnia akibat susah tidur akan membuat kamu akan mempunyai energi yang rendah termasuk terjadinya ejakulasi dini bagi para laki-laki.

    https://id.pinterest.com/pin/377387643762949388/ acc : almogaz.com

     

Comments