Ada hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil bekas
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Di masa new normal ini, tak sedikit orang yang memilih menghindari keramaian di kendaraan umum, untuk menghindari penularan virus corona dan mulai mempertimbangkan untuk memiliki mobil. Mobil bekas pun kini mulai banyak diminati.

Salah satu alasan utama mengapa kebanyakan orang memilih mobil bekas adalah dari segi kebutuhan dan biaya.

Menyangkut kebutuhan, mobil bekas dibutuhkan karena mobilitas masyarakat di masa new normal semakin meningkat. pengaktifan kembali roda ekonomi dipastikan akan menggerakkan banyak orang untuk keluar rumah

Dari sisi biaya, biasanya mobil bekas yang di jual memiliki standar harga dengan penyusutan nilai yang jauh lebih rendah apabila di bandingkan dengan mobil baru.

Namun demikian ada beberapa hal lain yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli sebuah mobil bekas.

BACA JUGA: Sederet Pilihan Mobil Keluarga di Era New Normal 

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Mobil adalah barang konsumtif, jadi sebelum kamu membeli sebuah mo\bil bekas pastikan mobil bekas yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan.

Jika mobil akan digunakan sebagai sarana transportasi keluarga maka pilih mobil MPV yang dapat diisi banyak orang.

Jika ingin digunakan ke kantor atau penunjang harian, sebaiknya cari jenis city car. Jangan lupa juga sesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki.

2. Waspada Harga Miring

Saat kamu hendak  membeli mobil bekas. Bukan berarti kamu tidak dapat menemukan mobil kualitas bagus dengan harga murah, tapi kamu harus lebih berhati-hati dan jeli memeriksa kondisi mobil apabila harga jauh di bawah pasaran.

Hal ini dikarenakan banyak mobil bekas kecelakaan dan banjir yang dijual kembali dengan harga murah.

Selain itu, penjual juga kadang memasang harga murah hanya untuk memancing supaya pembeli datang ke showroom nya untuk ditawarkan mobil yang lain.

BACA JUGA: Cara Ampuh Buat Terhindar dari Pencurian Mobil

3. Cek Body Mobil

Jangan lupa untuk memeriksa kondisi body dan eksterior mobil bekas yang akan kamu beli secara menyeluruh.

Pastikan komponen seperti pintu, kap mesin dan juga kaca mobil, masih orisinil atau tidak. Selain itu perhatikan juga kondisi cat mobil, terkadang cat mobil menjadi belang dikarenakan perbaikan yang tidak rapi.

Dan yang paling penting saat memeriksa body adalah struktur rangka utama atau chassis mobil masih dalam keadaan prima, tidak ada bekas tabrakan atau perbaikan.

4. Cek Kondisi Mesin Mobil

Lanjutkan dengan memeriksa eksterior, buka kap mesin untuk memeriksa kondisi mesin mobil. Ini merupakan bagian penting dari proses pemeriksaan.

Mobil harus mudah di-starter, kemudian pastikan suara mesin tidak kasar dan perhatikan apakah ada kebocoran pada komponen mesin.

Kualitas mesin mobil akan lebih terasa saat Anda mengendarainya langsung di jalan raya. Maka itu, mintalah untuk melakukan test drive pada penjual mobil tersebut.

Selain memeriksa performa mesin, rem, transmisi dan kaki mobil, ini juga saatnya menguji kenyamanan berkendara mobil tersebut.

BACA JUGA: Waspada, Mobil Canggih Nggak Jamin Bebas Kecelakaan 

5. Teliti Kelengkapan Dokumen Surat-surat Kendaraan

Setelah memeriksa kondisi mobil dan kamu merasa cocok, sebelum melakukan pembayaran, periksa kelengkapan surat kendaraan, seperti STNK, BPKB dan Faktur. Jika mobil yang ingin kamu beli adalah mobil built-up, tanyakan Form A mobil tersebut.

Jangan lupa untuk mencocokkan  nomor rangka dan nomor mesin mobil, pastikan fisik mobil sesuai dengan surat-surat Kamu wajib memastikan bahwa mobil yang akandi beli memiliki BPKB dan STNK dengan nama asli pemiliknya. (Sbg/Rig)

Comments