(Sumber Foto: dnaindia.com)

Sabigaju.com – Sudah pernah nonton film Last Night yang dibintangi Keira Knightly? Film yang tayang pada tahun 2011 ini bercerita soal selingkuh versi pasangan menikah.

Sekilas, ceritanya biasa. Perselingkuhan yang terjadi pada suami yang sedang melakukan bussiness trip dan istrinya yang bertemu kembali dengan mantan terindahnya (uhuy!). Tapi nyatanya, ketika ditelaah lagi, dua jenis perselingkuhan mereka berbeda.

Sang suami berselingkuh dengan rekan kerjanya yang berbadan seksi, cantik dan atraktif. Mereka melakukan hubungan seks, dan berakhir begitu saja.

Sedang sang istri, berselingkuh dengan mantan terindahnya dengan bermacam pola percakapan, momen, dan adegan yang emotionally touching sekali. Namun pada akhirnya, mereka tak melakukan apa-apa.

Maksudnya apa nih? Coba kita ulas tuntas ya!

BACA JUGA: Sulitnya Mencegah Perselingkuhan Saat ini

Selingkuh versi Pria

Menurut buku best selling Why Men Want Sex and Women Need Love karya Allan dan Barbara Pease, kebutuhan mendasar pria dan wanita membuat pola perselingkuhan menjadi berbeda.

Sebelumnya kita udah pernah bahas ya, bahwa pria sebetulnya punya pendekatan fisik yang lebih kuat dibanding wanita.

Ketika jatuh cinta, bagian otak pada wanita yang aktif adalah nukleus inti. Bagian ini berperan penting sebagai kontrol terhadap emosi, memori dan perhatian.

Sedang pada pria, bagian yang akan aktif adalah korteks visual. Bagian ini akan membuat pria lebih banyak melihat sisi fisik wanita saja.

BACA JUGA: Bukan Cuma Body dan Hati Kenali Perselingkuhan Finansial 

Jadi saat ditanya apa sebenarnya perselingkuhan itu, pria biasanya akan menjawab adanya hubungan seks biasa tanpa adanya ikatan emosional. Seperti halnya casual sex atau one night stand gitu, deh!

Menurut polls yang telah berlangsung di Amerika Serikat pada tahun 2008 silam, ini sebab biasanya pria berselingkuh; nafsu, kehilangan daya pikat pasangan, masalah seksual (biasanya karena problem pada pasangan atau bosan dengan variasi seks), istri terlalu asyik dengan urusan anak dan rumah, digoda wanita lain, pasangan kurang agresif, masalah rumah tangga, istri suka mengomel, ego boost pada usia lanjut.

Lalu Bagaimana dengan Selingkuh versi Wanita?

Ya jangan marah kalau memang wanita sering disebut makhluk baper. Ini terbukti secara sains, kok. Ketika jatuh cinta, bagian otak wanita yang berhubungan langsung dengan emosi akan sangat aktif, jauh melebihi pria.

Itu sebabnya, wanita akan melakukan seks dengan pendekatan emosional. Bagi mereka, bersedia melakukan seks artinya sudah menjatuhkan hatinya pada pria tersebut. Walau enggak semuanya begitu, sih. Ini mayoritasnya.

BACA JUGA: Melakukan Perselingkuhan di Era Digital, Kenali Micro Cheating

Kalau dari polls yang dilakukan pada saat yang sama dengan polls di atas, wanita berselingkuh biasanya karena; kesepian, tak bisa mengkomunikasikan masalah dengan pasangan, sudah tak cukup bergairah dengan pasangan, kurang diapresiasi pasangan, pasangan terlalu asyik dengan dunia sendiri, pasangan kurang romantis di ranjang, ingin lepas dari rutinitas di rumah, ingin merasa powerful di tempat kerja, bosan, dan peluang.

Jadi, enggak aneh sih, kalau di film Last Night, si Keira Knightly batal bercumbu dengan mantannya karena selain takut baper, dia juga kepikiran tuh sama suaminya. Sedang si suami, tanpa ragu langsung sikat abis rekan kerjanya.

Hmm, beda banget kan ya selingkuh versi pria dan wanita. Pria cuma mau seks dan seks, sedang wanita cuma mau dikasihi. (Sbg/Dinda)

Comments