Sabigaju.com – Banyak musisi menyebutkan, musik adalah bahasa universal. Padahal dalam musik terdapat lirik atau syair yang mengikuti bahasa penyanyinya, atau si penyanyi menguasai bahasanya.

Seandainya, lagu Indonesia diperdengarkan di Rusia, apakah masyarakat Rusia memahaminya? Atau sebaliknya, lagu dari Rusia didengar masyarakat Indonesia.
apakah dipahaminya?

Bukan perkara liriknya yang menjadi universal, melainkan makna yang tersirat dari jenis-jenis lagunya. Seperti diketahui, musik bisa didengarkan di berbagai golongan,
dengan perbedaan suku, agama dan ras.

Situs Brainly yang mengungkapkan pendapat netizen menyebutkan, dengan musik, manusia dapat saling berkomunikasi hingga menyentuh segala lapisan masyarakat.
Seperti dirangkum dari berbagai sumber, musik merupakan bunyi sebagai media penciptaannya.

Tidak perlu jauh membandingkan musik luar negeri, di Indonesia dengan beragam budaya dan bahasanya, melahirkan berbagai macam jenis musik. Mungkin saja masyarkat Sulawesi
tidak mengerti bahasa Sunda, namun mereka bisa menikmati lantunan musik khas Sunda, begitupula sebaliknya.

Musik juga sering dijadikan para musisi dunia untuk menyampaikan pesan untuk dunia, tentunya dengan bahasa internasional atau di zaman modern ini, menggambarkannya
dengan video klip tentang isi pesan tersebut.

Seperti musik yang disuarakan Michael Jackson, Heal The World yang mengisahkan tentang perdamaian dunia. Dengan lantunan musik yang enak didengar, lagu tersebut bisa dinikmati berbagai kalangan dan menjadi pembawa pesan bagi perdamaian. Lagu tersebut bisa dinikmati berbagai kalangan, suku dan agama di berbagai dunia.

Nah, kamu setuju nggak kalau musik merupakan bahasa universal? (Sbg/Ted)

Comments