Multitasking
Kemampuan multitasking justru malah membuat pekerjaan akan semakin lama selesai karena kesalahan akan semakin banyak.(Sumber Foto: Via Medical News Today)

Sabigaju.com – Hingga kini. masih banyak orang yang masih berpikir mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus alias multitasking akan mampu membuat pekerjaan cepat selesai.

Namun ternyata, tidak demikian adanya. Multitasking justru malah membuat pekerjaan akan semakin lama selesai karena kesalahan akan semakin banyak.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa multitasking justru tidak dianjurkan.

BACA JUGA: Jadilah Orang Produktif Jangan Jadi Orang Sibuk

Otak Manusia Tidak Dirancang untuk Multitasking

Otak manusia ternyata tidak dirancang untuk melakukan pekerjaan multitasking. Hal ini karena saat multitasking, otak rupanya telah menerima banyak informasi yang harus masuk.

Dengan demikian, kinerja otak justru akan terhambat. Belum lagi ketika kamu menginginkan semua pekerjaan selesai tepat waktu yang tentu akan membuat kinerja otak menjadi semakin berat.

BACA JUGA: 

5 Kebiasaan ini Dijamin Bakal Membuat Kamu Hidup Produktif

Pekerjaan Tidak Efektif

Mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan penurunan efisiensi kerja sehingga otak akan sulit untuk mengatur pikiran serta menyaring informasi yang relevan.

Alih-alih melakukan pekerjaan secara efektif, pekerjaan yang kamu lakukan justru tidak akan berkualitas sebagaimana seharusnya.

Semakin banyak kegiatan yang sedang kamu kerjakan maka akan semakin banyak pula waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan kegiatanmu.

BACA JUGA: Sederet Hobi ini Bisa Mendatangkan Kecerdasan Bagi Cowok

Menurunnya Proses Pemahaman

Fokus yang berganti-ganti antara beberapa pekerjaan akan membuat informasi yang diterima otak menjadi kian sedikit.

Dengan demikian, hal ini akan berdampak pada rusaknya sistem daya ingat jangka panjangmu.

Saat kamu fokus melakukan satu kegiatan, maka otak akan menerima informasi tersebut dan menyimpannya dalam hippocampus (sebuah bagian kecil pada otak).

Saat kamu mengalihkan perhatian dari satu perangkat ke perangkat lainnya, maka informasi tidak akan mampu diproses oleh otakmu dengan cepat.

BACA JUGA: 5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Bila Ingin Punya Profesi Content Creator

Mempengaruhi Emosi

Mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus ternyata mampu mempengaruhi emosi serta mengakibatkan stress yang tentu saja tidak baik untuk otakmu.

Bayangkan saja, ketika melakukan dua atau lebih kegiatan dalam waktu bersamaan tentu akan membutuhkan fokus yang ekstra.

Namun, melakukan kegiatan secara multitasking akan membuat pekerjaan menjadi terhambat dan tidak maksimal, sehingga emosimu juga akan bergerak naik turun.

Untuk itu, ada baiknya kamu menjaga emosi dan mengontrol stress dengan tidak mengerjakan kegiatan secara multitasking. (Sbg/Vania)

Comments