Sabigaju.com – Dalam dunia pendidikan, kita akan lebih banyak menerima ilmu pengetahuan dan teknis, atau sering disebut dengan hard skill. Sedangkan ketika memasuki rimba dunia kerja, soft skill sangat penting untuk dimiliki, agar bisa survive.

Berdasarkan penelitian di Harvard University di Amerika Serikat, ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan  hard skill  saja, tetapi juga soft skill.

Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh had skill, dan sisanya 80% oleh soft skill.

David McClelland seorang psikolog ternama bahkan berani berkata bahwa faktor utama keberhasilan para eksekutif muda dunia adalah kepercayaan diri, daya adaptasi, kepemimpinan dan kemampuan mempengaruhi orang lain. Dimana kemampuan tersebut  merupakan ruang lingkup dari soft skill

 

5 Jenis Soft Skill yang Harus Dikuasai

1. Interpersonal Skill
Kemampuan yang berasal dari pembawaan kepribadian dan emotional quotience (“EQ”).  Kemampuan internpersonal akan meliputi tentang bagaimana kamu blend in, membangun hubungan dengan lingkungan sekitar, dan menghargai pendapat orang lain.

Kemampuan memimpin (leadership) juga merupakan bagian kemampuan interpersonal dari seseorang

2. Communication Skill
Komunikasi adalah dasar yang paling kuat dalam interaksi di lingkungan kerja.

Dalam pekerjaan, kekuatan komunikasi sangat penting untuk menghindari resiko salah informasi, bahkan sampai hal terkecil. Ketika di bawah tekanan pekerjaan, kemampuan lawan bicara untuk menangkap informasi yang kita sampaikan bisa menurun. Saat itulah kemampuan komunikasi kamu ditantang.

Tidak hanya dalam keseharian di kantor, kemampuan berkomunikasi yang baik ini akan sangat membantu dalam kegiatan meeting, brainstorming, menulis email pekerjaan, hingga saat presentasi pekerjaan.

Dengan kemampuan komunikasi yang baik juga kamu akan mempunyai banyak jaringan pertemanan tentu akan sangat berguna bagi kemajuan diri dan perusahaan tempat kamu bekerja.

3. Pengambilan Keputusan
Ada kalanya ketika dalam kondisi darurat, misalnya manager atau direktur sedang tidak bisa dihubungi, kemampuan ini menjadi sangat penting bagi tempat kamu bekerja.

Ada kalanya di kondisi ini kamu harus mengesampingkan prosedur dan aturan berlaku yang disepakati bersama. Agar bisa mengambil keputusan yang tepat baik di bawah tekanan maupun dalam keadaan tenang, kamu  harus memiliki lebih banyak wacana.

Bagaimana cara membangun wacana untuk skill yang satu ini? Banyak membaca buku tentang sejarah bisnis perusahaan besar, business strategi, dan berdiskusi dengan yang lebih senior. Dengan mempelajari proses-proses yang pernah terjadi, kamu akan mendapatkan alur pikir sebagai dasar pengambilan keputusan.

4. Marketing Skill
Kemampuan menambah keuntungan sebenarnya merupakan bagian dari kemampuan interpersonal skill.

Meskipun kamu bukan di divisi marketing, namun dengan adanya kemampuan kamu untuk dapat menambah capital gain bagi perusahaan tempat kamu bekerja akan menjadi nilai tambah.

5. Negosiasi
Kemampuan musyawarah adalah suatu kemampuan soft skill yang bisa dilakukan utuk menghasilkan kesepakatan tertentu dalam satu diskusi.

Keperluan untuk memenuhi visi, misi dan interest dari perusahaan harus bisa kamu capai dengan cara negosiasi yang smooth, baik ketika bersama calon klien, klien lama, ataupun partner kerja perusahaan.

Negosiasi adalah suatu dialog dimaksudkan, untuk menghasilkan kesepakatan atas tindakan, untuk menyelesaikan masalah, untuk tawar-menawar untuk keuntungan individual atau kolektif perusahaan. (Sbg/Ary)

Comments