(Foto: pinterest.com)

Sabigaju.com – Tepat pada hari ini, DKI Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-491 tahun. Dengan umurnya yang telah ratusan tahun, Jakarta pastinya menyimpan banyak hal yang bisa dijelajah oleh para penduduknya.

Salah satu yang ditawarkan oleh Jakarta bagi warganya adalah kuliner khas Betawi yang melegenda di Jakarta. Sebagai ibukota Indonesia, Jakarta memiliki ragam menu kuliner khas Betawi yang sudah ada sejak lama.

Kuliner khas Betawi sendiri dipengaruhi tradisi dan budaya kehidupan masyarakat pendatang di masa lampau, yakni China, Arab dan Belanda. Budaya China punya andil besar dalam makanan berbahan dasar tahu dan ikan khas Betawi yang kerap kita santap.

Pengaruh bangsa Arab terdapat pada nasi kebuli atau masakan semacam gulai. Sementara sentuhan budaya Eropa yang dibawa Belanda kental terasa dalam semur daging dan lapis legit yang terinspirasi dari steak dan cake.

BACA JUGA: Langka dan Nyaris Punah! Warganet Sulap Kuliner Khas Betawi Jadi Instagramable

Bercampurnya banyak budaya membuat sajian kuliner khas Betawi kaya akan rasa dan varian. Nah, dalam rangka HUT Jakarta, Sabigaju ingin mengupas kuliner berkuah khas Betawi yang mungkin sudah jarang kamu temui belakangan ini, Sob.

1. Toge Goreng

https://www.instagram.com/p/BXPSvGuFftB/?taken-by=rikaswari

Makanan yang masih banyak kita temui di pinggir jalan ibukota ini, terdiri atas tauge, mie kuning, dan daun kucai yang digoreng menggunakan air tanpa minyak.

2. Pecak Tembang

View this post on Instagram

#pecaktembang&jengkolbakar

A post shared by NiniNguplek (@kartinidjauhari) on

Pecak tembang termasuk kuliner Betawi yang sudah mulai sulit ditemukan. Makanan ini memakai ikan tembang sebagai bahan utamanya, dan campuran cabai rawit, bawang merah, garam serta jahe.

3. Sayur Godog

Sayur godog berisi pepaya muda yang biasa disajikan sayur pada saat Hari Raya Idulfitri tiba. Disuguhkan bersama lontong, kerupuk sagu, gorengan dan juga semur.

4. Pindang Bandeng

Pindang bandeng hampir mirip dengan semur. Bedanya, pindang bandeng dicampmur dengan belimbing wuluh. Santapan ini sangat cocok dinikmati saat pagi hari atau sarapan.

5. Laksa Betawi

Laksa betawi sama seperti soto betawi yang mengandung bihun, perkedel, daun kemangi, telur, dan daun kucai. Kendati rasanya yang lezat dan gurih, namun masakan ini sudah jarang ditemukan di Jakarta. (Sbg/Nic)

Comments