Para hooligan dari berbagai negara mulai berdatangan ke Rusia seiring berlangsungnya ajang Piala Dunia 2018 di negeri tersebut. (Foto: Instagram)
Para hooligan dari berbagai negara mulai berdatangan ke Rusia seiring berlangsungnya ajang Piala Dunia 2018 di negeri tersebut. (Foto: Instagram)

Sabigaju.com – Para pecinta Sepakbola kini tengah menikmati pesta sepakbola terbesar di dunia, apalagi kalau bukan Piala Dunia 2018.

Pesta sepakbola terbesar di planet bumi tersebut diikuti oleh 32 negara tersebut direncanakan akan digelar sebulan penuh mulai 14 Juni hingga 15 Juli 2018 mendatang.

Selain disibukan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan perhelatan akbar itu, ada satu masalah pelik yang dimiliki Rusia sebagai tuan rumah. yakni terkait sikap suporter sepakbola fanatik dari negara-negara yang kini berdatangan di negara yang beribukota di Moskow itu.

BACA JUGA: Kalahkan Tunisia, Tim Inggris Dibantu Serangga?

Antisipasi Terhadap Hooligan Inggris

Pihak berwajib Inggris sendiri sangat menyadari kelakuan buruk para pendukungnya. Sejauh ini, mereka sudah sukses mencegah lebih dari dua ribu hooligan Inggris sebelum berangkat ke luar negeri untuk mendukung “The Three Lions”.

Polisi Rusia dan Inggris mengumumkan hooligan London yang sedang tersangkut masalah dan sedang menjalani hukuman larangan menonton untuk menyerahkan paspor mereka kepada pihak berwajib pun telah menjalin kerjasama untuk mendeteksi potensi kerusuhan Piala Dunia 2018 yang dipicu aksi para hooligan.

Para hooligan kerap berbuat onar di tempat tempat umum. (Foto Instagram)
Para hooligan kerap berbuat onar di tempat tempat umum. (Foto: Instagram)

Mereka berkaca dari pengalaman buruk rusuh massal ara pendukung timnas kedua negara pada Piala Eropa 2016 di Prancis.

Kepolisian Inggris bahkan sudah mengumumkan larangan bagi para suporter Inggris yang sedang tersangkut masalah dan sedang menjalani hukuman larangan menonton untuk menyerahkan paspor mereka kepada pihak berwajib.

Aparat kepolisian pun dikerahkan ke Bandara Heatthrow sebelum turnamen untuk memastikan fans sepakbola yang sedang dalam hukuman tidak ke Rusia. Dan bagi mereka yang tidak menyerahkan paspor hingga waktu yang ditentukan akan dikejar dan kemudian ditahan polisi.

Ketegasan Rusia

Kehadiran ribuan pecinta bola super fanatik dari berbagai negara ke ajang Piala Dunia 2018 membuat pihak berwajib di Rusia siaga penuh. Polisi Rusia pun memberlakukan kebijakan tidak ada toleransi alias zero tolerance selama berlangsungnya pesta bola sejagat itu.

BACA JUGA: Disungkurkan Meksiko, Werner Pede Jerman Tetap Mampu Juara

Di Rusia sendiri, aparat keamanan terjun mengawasi kelompok-kelompok fans dengan ketat, khususnya menjelang penyelenggaraan Piala Dunia.

Seorang aparat kepolisian Rusia tengah mengamankan seorang perusuh (Foto Instagram)
Seorang aparat kepolisian Rusia tengah mengamankan seorang perusuh (Foto: Instagram)

Para fans lokal yang dikenal cenderung melakukan kekerasan sudah mendapat peringatan dari polisi, bahkan banyak juga yang dilarang bepergian. Pemerintah Rusia tidak ingin ada gangguan dalam pelaksanaan ajang olahraga akbar ini.

Sanksi pidana tanpa ampun bakal diberlakukan kepada siapapun yang terindikasi melakukan kerusuhan selama ajang tersebut berlangsung. Bagi Rusia, Piala Dunia adalah festival sepakbola dan bukan tempat untuk kekerasan atau kekacauan. (Sbg/Rig)

Comments