Mengenakan Masker bagian dari fase awal new Normal
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Di bulan Juni 2020 ini Pemerintah mulai memberlakukan fase awal new normal sebagai alternatif untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi yang terpuruk karena Corona.

Meski di fase awwl New Normal warga bisa beraktivitas seperti biasa, namun tetap dianjurkan untuk tetap mempraktikkan jaga jarak fisik dan mengenakan masker.

Kamu juga harus mempraktekkan cara-cara pencegahan virus Corona dengan benar sehingga tidak menambah kerentanan tertular COVID-19 terutama di fase awal new normal seperti saat ini.

Berikut beberapa kesalahan umum yang sebaiknya kamu hindari di fase awal new normal yang berlangsung di tengah pandemi virus Corona:

BACA JUGA: Begini Panduan New Normal Kala kembali Bekerja di Kantor

1. Kesalahan Mengenakan Masker

Memutus rantai penularan COVID-19 yang bersumber dari droplet saat bersin atau batuk orang yang sakit.

Hanya saja beberapa orang mengenakan masker hanya menutupi mulut saja. Kemudian kesalahan lain yang kerap dijumpai adalah:

– Mengenakan masker medis namun tidak tahu bagian atas digunakan sebagai penjepit unytk mencegah masker jatuh.

– Menyentuh bagian depan masker yang merupakan area terkontaminasi dengan jari-jari yang harusnya tetap bersih.

– Masih menyentuh wajah setelah melepas masker.

BACA JUGA: Siapkan Imunitas Tubuh Menyongsong Era New Normal 

2. Kesalahan Saat Mengenakan Sarung Tangan

Saat pergi ke toko atau restoran, kamu mungkin merasa sarung tangan adalah proteksi ganda agar tak tertular virus Corona. Nyatanya sarung tangan, terutama yang berjenis latex atau karet sangat mungkin terkontaminasi.

Jadi, meskipun sudah mengenakan sarung tangan, tetap lakukan disinfeksi setelah menyentuh benda-benda yang berpotensi terkontaminasi sebelum menyentuh barang-barang bersih.

3. Menganggap Pandemi Corona Sudah Berakhir

Berlakunya fase awal new normal bukanlah berarti kalau pandemi corona sudah Berakahir. Kamu malah harus semakin waspada akan risiko gelombang kedua dari penyebaran infeksi virus Covid-19 ini.

BACA JUGA: Soal Wajib Cuci Tangan dan Bayang-bayang Krisis Air Bumi

4. Terlalu Percaya Diri Terlindungi

Beberapa orang menganggap memakai masker sudah cukup sebagai langkah pencegahan virus Corona sehingga mereka tidak lagi menerapkan jarak sosial.

Padahal sebagian besar masker yang dikenakan tidak kedap udara yang artinya virus masih bisa masuk ke celah-celah masker.

Sebuah studi Korea Selatan yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa jika empat orang batuk mengenakan masker bedah atau buatan sendiri (kecuali untuk masker N95), virus masih ditemukan di udara sekitar mereka dan di bagian luar masker wajah.

Risiko terinfeksi COVID-19 di ruang tertutup juga semakin tinggi jika makin banyak waktu yang dihabiskan di sana. Semakin banyak orang dan semakin dekat jaraknya antar satu sama lain juga meningkatkan kerentanan pada infeksi COVID-19 meski mengenakan masker.

Untuk itu bagi kalian yang sudah mulai beraktivitas di kantor di fase awal new normal untuk tetap memperhatikan jaga jarak aman antar rekan dan usahakan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. (Sbg/Rig)

Comments