kebiasaan meminta Oleh-oleh
Kebiasaan meminta oleh-oleh adalah kebiasaan buruk yang harus dihentikan. salah satu alasannya adalah hal itu membuat repot seseorang yang tengah asyik bepergian. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Sepertinya kebiasaan meminta oleh-oleh kepada teman, saudara, atau kerabat ketika pergi ke luar kota atau luar negeri, entah itu makanan, pakaian, atau cendera mata khas setempat sudah mendarah daging bagi sebagian besar masyarakat kita.

Padahal kebiasaan meminta oleh-oleh adalah perilaku buruk. Sebab, meminta oleh-oleh sama saja kita membebani mereka amanah dan amanah wajib dipenuhi.

Kebiasaan meminta oleh-oleh sendiri sebenarnya merupakan perbuatan menghinakan diri kepada makhluk dan menunjukkan adanya kecenderungan kepada dunia dan keinginan untuk memperbanyak harta.

BACA JUGA: Lima Aplikasi Keren yang Bikin Mudik Jadi Asyik 

Kondisi Keuangan

Salah satu hal yang mesti kamu ingat dari buruknya kebiasaan meminta oleh-oleh adalah kondisi keuangan teman kita yang tengah mudik.

Kita harus tahu bahwa saat seorang pergi mudik dia pasti bakal berhadapan dengan berbagai keperluan dan kebutuhan untuk berlebaran dengan keluarga di kampung halaman.

Nah, kalau uangnya dia cuma ngepas, dan kita nitip atau minta oleh-oleh, itu berarti dia harus merelakan uangnya berkurang. Secara otomatis, keadaan seperti ini akan menjadi beban, utamanya beban finansial.

BACA JUGA: 7 Hal Penting yang Harus Disiapkan Sebelum Mudik Lebaran

Ngerepotin

Hal kedua dari kebiasaan meminta oleh-oleh adalah kadang teman kita tidak punya waktu untuk mengunjungi toko souvenir hanya sekedar hunting oleh-oleh karena terbatasnya waktu yang dimiliki.

Kalau ternyata dia gak pergi ke tempat penjual oleh-oleh, dan tiba-tiba kita nitip, dia mau tak mau harus mengubah agenda jalan-jalannya. Hal itu mau tidak mau akan membebani dia. Intinya kebiasaan itu bakal bikin orang repot.

Belum lagi kalau ternyata dia cuma bawa daypack, dan sementara oleh-oleh yang kita idamkan ukurannya besar. Otomatis, dia akan menenteng barang itu ke mana-mana. Justru malah akan merepotkan. Masa kamu tega sih!

BACA JUGA: Waspada, Sejumlah Modus Kejahatan yang Bisa Menimpamu Saat Mudik

Sakit Mental

Kalau kebiasaan meminta oleh-oleh itu tidak kamu rubah, lama-lama kamu bisa kena penyakit sosial karena kebiasaanmu sendiri.

Sekali dikasih oleh-oleh, kamu akan ketagihan. Dan lama-lama, kamu akan terus minta kepada siapa pun yang mau pergi-pergi. Mengerikan gak sih punya sikap mental seperti pengemis?

BACA JUGA: Mudik dengan Mobil? Cek Yuk Pilihan yang Nyaman 

Bagasi Sekarang Mahal Men!

Saat ini ongkos transportasi  terutama angkutan udara tidak murah alias mahal. Karenanya banyak yang naik pesawat hanya membawa tas secukupnya bahkan ada yang tak membeli bagasi (buat penerbangan berbiaya murah / low cost carrier).

Kondisi demikian, jika ditambah sejumlah oleh-oleh bisa menambah berat bawaan (berat nentengnya) dan bisa over bagasi dan harus menambah biaya.

Kamu benar benar kejam jika masih punya kebiasaan meminta oleh-oleh.

BACA JUGA: Mudik Mewah: Pilih Helikopter Hingga Jet Darat 

Gunakan Akal Sehat

Teman yang bepergian bisa aja sudah dimintai buah tangan oleh keluarganya lho. Mereka lebih berhak meminta oleh-oleh dibanding kita.

Biarkan momen bepergian itu diisi dengan pengalaman yang menyenangkan dan bukan pengalaman ngedumel karena mesti nyariin barang permintaan oleh-oleh yang bukan keluarga.

Maka, sebaiknya kebiasaan meminta oleh-oleh kita ganti dengan doa agar teman kita sehat dan selamat selama perjalanan hingga kembali. (Sbg/Rig)

Comments