Sabigaju.com – Warganet di Tanah air kini tengah heboh membahas sebuah aliran keyakinan bernama Sekte Bukkyo.

Banyak yang menduga ajaran Bukkyo berasal dari Jepang. Agama Budha sendiri dalam bahasa jepang disebut Bukkyo yang diambil dari dua kanji Butsu yang berarti Budha dan Kyo yang berarti ajaran atau aliran.

Namun demikian, Kementerian Agama (Kemenag) belum memiliki catatan terkait aliran Shinsei Bukkyo. Dalam catatan Direktorat Jenderal Bimas Budha Kemenag hanya ada 27 aliran dalam agama Budha yang resmi terdaftar.

Adapun aliran Agama Budha yang berasal dari Jepang dan terdaftar di Kemenag adalah Nichiren-Shu dan Nichiren Shosu.

Senada dengan Kemenag, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) tidak mengakui Shinsei Bukkyo sebagai bagian dari aliran Agama Budha dari Jepang.

BACA JUGA:

Sekte Bukkyo Jadi Trending Topik

Sekte Bukkyo
Hari ini Selasa ( 27/11) netizen ramai membicarakan kehadiran sebuah aliran keyakinan sekte Bukkyo yang menjadi trending topic di Jagat Twitter Indonesia. (Foto: Twitter )

Hingga Selasa (27/11) sore,  ada banyak netizen  yang merasa resah dengan ajaran Sekte Bukkyo. Hal itu disampaikan warganet lewat ungkapan di status yang dibubuhi dengan tagar #awasisekteBukkyo.

Bahkan saking banyaknya warganet yang membubuhan tagar tersebut, maka hastag #awasisekteBukkyo menduduki puncak teratas trending topic di jagat Twitter Tanah air.

Sebelumnya beberapa waktu lalu masyarakat di desa Citaringgul Kecamatan Babakan Madang, Bogor,pernah menggeruduk sebuah Gedung milik Yayasan Shinsei Bukkyo yang berlokasi di Sentul City. Mereka menduga gedung tersebut telah digunakan sebagai tempat beribadah Shinsei Bukkyo tanpa izin atau ilegal.

Gedung tersebut itu milik seorang pengusaha bernama Rudy Chandra yang juga pemimpin Sekte Bukkyo.

Dilansir laman Investor Daily, Pembina Shinsei Bukkyo Rudy Chandra menyatakan Sekte Bukkyo merupakan agama Budha baru yang berkembang di Jepang sejak 1954. Ajaran ini dikembangkan Toraibutsu yang mereka kenal sebagai utusan Tuhan. (Sbg/Rig)

 

Comments