Beranda Entertainment HOT Hari Darmawan dan Kisah Bisnisnya

Hari Darmawan dan Kisah Bisnisnya

3 menit baca
0
0
61

Hari Darmawan meninggalkan banyak kisah yang inspiratif bagi para pebisnis.

Kabar meninggalnya pendiri Matahari Department Store, Hari Darmawan, meninggalkan banyak tanya di hati dan pikiran banyak orang. Sudah banyak bahasan dan cerita tentang teori kematiannya hingga apa yang ditinggalkan. Khusus kali ini, Sabigaju akan membahas kisah seorang Hari dan bisnisnya.

James Riady, Boss Lippo Group yang membeli saham Matahari bersaksi bahwa Hari adalah sosok pekerja keras yang baik hati. Karirnya dimulai sejak tahun 1958, dimana ia pertama kali membuka toko pakaian di Pasar Baru. Saat itu, perjuangannya dilewati berdua dengan sang istri yang menjahit pakaian di lantai atas tempat dia berjualan. Tantangan masa itu bukan hanya berjualan, namun juga harus kuat menghadapi para perusuh alias preman di Pasar Baru.

Saat merantau ke Jakarta, Hari bertemu dengan istrinya, yaitu anak pemilik toko Mickey Mouse, yang merupakan cikal bakal Toko Matahari.

Prinsip bisnis Hari Darmawan sangatlah simpel; untung sedikit tidak apa asal secara keseluruhan dapat untung besar. Selain itu, ia juga pekerja yang efisien. Waktu, energi dan modal harus sesuai dengan apa yang didapatkan. Tak heran sejak pertama kali dibuka toko Matahari tahun 1972, Hari sedikit demi sedikit merambah ke pasar yang lebih luas.

Toko Matahari yang jadi andalan Hari pada masa itu memang menawarkan solusi belanja yang nyaman. Ia memajang semua stok jualannya supaya para pelanggan bebas memilih barang yang terbaik dengan harga termurah. Dari strategi Hari pada masa itu, ia mendapat banyak pelanggan tetap hingga akhirnya bisa membuka banyak retail baru.

Dalam waktu delapan tahun, sudah ada ratusan gerai Matahari Department Store di seluruh Indonesia.

Pada tahun 1996, publik dikejutkan dengan penjualan sebagian besar saham Matahari ke Lippo Group. Langkah ini diambil karena dampak dari krisis moneter tahun 1998. Demi mempertahankan eksistensi, akuisisipun dilakukan. Tidak hanya gigih di bisnis ritel, Hari Darmawan juga termasuk pebisnis yang inovatif dan visioner. Pada tahun 2007, ia meluaskan fokusnya dari hanya Matahari Department Store ke Taman Wisata Matahari di kawasan Bogor.

Hinga hari meninggalnya, Hari Darmawan memang sudah tidak lagi seaktif dulu di Matahari Department Store. Kendati demikian, kiprah dan inovasinya dalam mengembangkan bisnis ritel di negeri ini selalu menjadi inspirasi. Setiap naik turunnya karir dan jalan hidup seseorang, kegigihanlah yang membantu kita untuk selalu sukses.

Comments
Tampilkan Lebih Banyak Artikel Terkait
Tampilkan Lebih Banyak faridsabi
Tampilkan Lebih Banyak Dalam HOT
Komentar ditutup

Lihat juga

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Masih Berlanjut

Sabigaju.com – Tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Senin (18/6) seki…