Haiga Sophia
(Sumber: goturkeytourism.com)

Sabigajucom – Belakangan ini nama Hagia Sophia menjadi perbincangan hangat berbagai kalangan dunia, setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan Hagia Sophiaakan difungsikan kembali menjadi masjid.

Bangunan megah ini sebelumnya difungsikan sebagai sebuah gereja dan masjid kemudian museum. kata Hagia memiliki arti “suci atau ilahi”, sedangkan Sophia berarti “kebijaksanaan”. orang Turki menyebutnya Aya Sofya.

Hagia Sophia memiliki gaya arsitektur dari gabungan kontras dua agama, yakni arsitektur Kristen dan arsitektur Islam. Hal ini tak lepas dari perjalanan sejarah dimana Hagia Sophia awalnya adalah sebuah gereja Ortodoks yang dibangun oleh Kekaisaran Bizantium atas arahan Kaisar Justinian I.

Kemudian sejarah mencatat bahwa pada tanggal 29 Mei 1453, Hagia Sophia akhirnya diubah menjadi sebuah masjid oleh Kekaisaran Ottoman.

Hal itu terjadi saat di bawah kepemimpinan Sultan Mehmed II, Ottoman berhasil merebut kekuasaan atas kota Konstantinopel yang sekarang berubah nama menjadi Istanbul.

BACA JUGA: Virus Corona Merajalela, Perhatikan Hal ini saat Travelling 

Dibangun dalam Kurun Waktu Singkat

Saat pertama kali dibangun sebagai gereja, Kaisar Justinian I memerintahkan dua arsitek hebat bernama Isidorus Miletus ahli fisika dan matematika dan Anthemius of Tralles ahli matematika dan geometri terkenaluntuk merancang gaya bangunan Hagia Sophia khas Kekaisaran Bizantium yang indah dengan kubah besar.

Waktu pembangunan tempat monumental ini tidak memakan waktu yang cukup lama. Hagia Sophia dibangun hanya menghabiskan waktu 5 tahun, 10 bulan, dan 4 hari saja dengan pekerja berjumlah 10.000 orang.

Bangunan monumenatal  dibangun dengan menggunakan bahan-bahan yang sumbernya diambil dari Kekaisaran Bizantium.

Seperti bahan untuk membangun kolom-kolomnya berasal dari Kuil Artemis di Ephesus (salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno).

Bermacam batuan seperti batu-batu besar diambil dari Mesir, batu kuning dari Suriah, batu hitam dari Bosphorus, dan marmer hijaunya yang cantik dipasok dari Thessaly.

BACA JUGA: Askıda Ekmek, Tradisi Mulia dari Negeri Turki 

Megah dan Megagumkan

Begitu kaki melangkah ke bagian dalam Hagia Sophia, skamu bakal berdecak kagum. Bangunan ini kaya dengan ornamen-ornamen interior Katedral Ortodoks era 537 M.

Sentuhan dari Mesir dan Syria pada fondasi dan dinding bangunan. Kemudian pilar-pilar nya mengingatkan kita pada Kuil Artemis Yunani.

(Sumber: ahvalnews.com)

Mosaik Bunda Maria dan bayi Yesus yang menyatu dengan dinding membuat efek magis muncul dari imaji-imaji yang terekam.

Warna-warna hiasan dinding dengan suasana temaram serta lorong-lorong gelap di tempat iniberpadu kemegahan langit-langit yang bertahtakan kubah raksasa serta banyak lampu gantung.

(Foto: Instagram.com/goturkeytourism)

Hal ini berhubungan dengan keberhasilan Sultan Sulaiman menguasai Hungaria, menjadi kenangan Buat para pejalan destinasi.

Kaligrafi di Hagia Sophia
(Sumber: Medium.com)

Ada pula tulisan kaligrafi Allah dan Nabi Muhammad SAW, serta kaligrafi nama 4 kalifah: Abu Bakar, Umar, Uthman dan Ali, kemudian dua cucu Nabi Muhammad SAW Hasan dan Husein.

Tak hanya kaligrafi ditempat ini Kamu juga bisa menyaksikan tulisan yang diukir oleh bangsa Viking yang merupakan penjaga kaisar

Hagia Sophia adalah monument yang mengajarkan manusia tentang kebersamaan yang  teramat mendalam. (Sbg/Rig)

Comments