Goggle menjadikan taman laut Bunaken di Sulawesi Utara sebagai Doodle pada hari Selasa (14/8) untuk merayakan peringatan ulang tahun Taman Laut itu yang ke-27. (Foto: Google)
Goggle menjadikan taman laut Bunaken di Sulawesi Utara sebagai Doodle pada hari Selasa (14/8) untuk merayakan peringatan ulang tahun Taman Laut itu yang ke-27. (Foto: Google)

Sabigaju.com – Taman laut Bunaken yang merupakan salah satu pesona keindahan alam bawah laut yang berada di kawasan timur Indonesia menjadi sorotan mesin pencari terbesar di planet bumi, Google.

Google menampilkan keindahan alam bawah laut Taman Nasional Bunaken dalam doodle hari ini Selasa (14/8) untuk merayakan hari jadi Taman Nasional Bunaken ke-27 yang jatuh pada hari ini.

Dalam edisi Google Doodle tersebut, doodle menampilkan tulisan Google dalam ilustrasi warna biru laut berpadukan dengan hewan-hewan laut lain, seperti penyu, ikan, dan tumbuhan laut.

Dilindungi Pemerintah dan UNESCO

Taman Nasional Bunaken didirikan sejak 1991, di mana waktu itu Pemerintah Indonesia melindungi 58 jenis karang dan lebih dari 90 spesies ikan yang ada di lima pulau dan perairan.

Taman ini terletak di sebelah utara pulau Sulawesi, dengan area seluas 890 kilometer persegi. Taman Nasional Bunaken juga telah menjadi tempat bagi beberapa hewan laut unik, seperti penyu sisik  hawksbill yang mendiami terumbu karang di tengah beberapa hewan laut, seperti damselfish, clownfish, angelfish, dan masih banyak lagi.

Kawasan di Taman Laut Bunaken juga dihuni 350 ribu orang yang bermata pencaharian pada habitat laut Bunaken. Mayoritas penduduk di Pulau Bunaken  berprofesi sebagai nelayan, petani kelapa, ubi jalar, pisang, dan juga rumput laut.

Ikan kerapu, kakap, dan pakan napoleon adalah sebagian kecil dari 90 persen keanekaragaman hayati yang ada di bawah laut Taman Nasional Bunaken.

View this post on Instagram

Thank you really much for the Malaysia tips, they helped a lot for further plans. ❤️ We gonna look deeper into them tomorrow. How was your weekend? Have you spend it as you wanted to do? ______________________ www.mochilamonkeys.com <- travel tips based on own experiences ______________________ • • • • • • • @globaltravelimages @beautifulplaces.ig @paradise_travelers @backpackerstory @indtravel @indonesia_photography @exploreindonesia @indonesia_geographic @airasia_bahasaindo @thisisindonesia @traveloka @indonesiajuaratrip @canon.indonesia @natgeoindonesia @garuda.indonesia @backpackersintheworld @visit_sulsel • • • • • • #Indonesiawanderer #indonesiantraveler #iamatraveler #beautifulmatters #diewocheaufinstagram #digitalnomad #backpacker #creativecouple #travelphotographer #worldplaces #thisistravel #travelholic #backpackwithme #travelcouple #gapyear #globewanderess #backpackwithme #Indonesia #globewanderness #indonesia_greatshots #travelblog #traveltips #backpackersintheworld #partnersincrime #theweekoninstagram #worldtrip #weltreise #travelingfulltime #Sulawesi #bunaken

A post shared by MOCHILAMONKEYS🐒 (@mochilamonkeys) on

Taman Laut Bunaken ini masuk ke dalam daftar situs Warisan Dunia UNESCO, di mana setiap tahunnya ada 8-10 ribu pengunjung yang turut menghidupi pariwisata taman tersebut.

BACA JUGA: Begini Indahnya Pemandangan Gili Lawa Sebelum Habis Terbakar

Cara Mudah Menuju ke Taman Laut Bunaken

Untuk menuju ke Pulau Bunaken tak sulit. Kamu bisa langsung  berkunjung ke Manado menggunakan pesawat terbang, Saat tiba di Kota Manado kamu hanya perlu mencapai pelabuhan atau dermaga di Manado untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ke Pulau Bunaken.

Perjalanan ke Pulau Bunaken dari Kuala Jengki pun tak jauh. Dengan waktu tempuh 45 menit, kamu bakal sampai ke salah satu surga menyelam terbaik di dunia.

Wisatawan hanya perlu naik kapal atau biasa disebut taksi oleh warga lokal. Tarifnya pun tak mahal, hanya Rp 30.000 untuk satu kali jalan menuju ke Pulau Bunaken. Kendati demikian, penumpang harus sabar. Pasalnya, kapal ini akan jalan, setelah terisi penuh.

Sesampai di Pulau Bunaken, jika lewat agen wisata, tak perlu repot. Sebab, semua fasilitas sudah disediakan, baik untuk penginapan, makan, hingga permainan untuk snorkeling atau diving.

Disini kamu bisa menginap di rumah penduduk, dan kamu tak perlu bayar mahal. Cukup meminta izin kepada pemilik rumah, dan kamu bisa berbagi biaya memasak untuk makan per harinya.

Sementara itu, untuk homestay dan resort, minimal Anda harus merogoh kocek sekitar Rp 200.000 dan Rp 1.000.000. Dengan biaya sebesar itu, fasilitas yang ditawarkan pun berbeda-beda.

Kalau Google saja sudah menjadikan Taman Laut Bunaken sebagai doodle keterlaluan deh kalau kamu belum ke tempat yang maha indah ini. (Sbg/Rig)

Comments