Gerhana Matahari Cincin
Foto: bmkg.go.id)

Sabigaju.comBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, sebagian wilayah Indonesia akan dilewati jalur Gerhana Matahari Cincin yang terjadi hari ini, Minggu,21 Juni 2020.

Meski gerhana matahari merupakan fenomena alam namun hingga saat ini sebagaian masyarakat didunia mempercayai kalau hal itu terjadi karena campur tangan
sejumlah hewan mistis.

Berikut sejumlah legenda   tentang ulah hewan gaib yang membuat terjadinya peristiwa gerhana matahari.

BACA JUGA: Hal Mistis yang Masih Hidup dan Dipercaya Masyarakat Rusia

1. Ulah Anjing Gaib Bulgae

Masyarakat Korea memiliki legenda yang hidup hingga kini dimana , ada seekor anjing gaib berukuran raksassa bernama Bulgae yang berasal dari sebuah dunia atau dimensi yang tidak memiliki cahaya.

Bulgae Dikirim oleh raja dari dimensi itu agar memburu matahari dan bulan untuk dibawa pulang ke dunianya. Saat Bulgae berhasil menggigit matahari, terjadilah gerhana matahari. Tapi saat yang digigit adalah bulan, maka terjadi gerhana bulan.

Bedlakangan Bulgae dan raja dari dimensi tanpa cahaya sadar bahwa matahari dan bulan terlalu panas dan dingin untuk meredka bawa sehingga mereka melarikan diri kembali ke dunianya.

2. Kodok Gaib

Hewan gaib yang diyakini membuat terjadinya gerhana Matahari adalah Kodok Raksasa. Hal ini diyakini oleh masyarakat kuno dinegara Vietnam.

Dikisahkan hewan gaib berwujud katak raksasa Peliharaan Lords Hahn memiliki obsesi keinginan besar untuk menyantap benda-benda surgawi. Ketika  tuannya tengah tidur Sang katak diam diam melepskan diri dari rantai besar yang terbuat dari emas untuk menyantap matahari.

Saat  hendak menyantap matahari,  kaum wanita memukulkan penggilingan padi serta peralatan lin untuk membangunkan Lords Hahn seraaya memberitahu kalau katak raksasa peliharannya hendak memakan matahari.

Lords Hahn pun terbangun dan meminta katak raksaanya melepaskan matahari yang hampir ditelannya itu.

BACA JUGA: Foto Pocong Antara Mistis, Phasmophobia Hingga Pareidolia

3. Serigala Gaib

Bangsa Viking yang menyebutkan kalau matahari ditelan hewan gaib berrwujud serigala langit bernama Skoll.

Skoll memiliki saudara bernama hati. Keduanya selalu ingin menyerang mereka serang dan menyantap Bulan dan Matahari.

Saat Skoll berhasil memangsa Matahari dan Hati juga berhasil menelan Bulan, Saat itulah sembilan dunia diserang oleh cuaca dingin yang berkepanjangan. Hal ini menyebabkan manusia dan makhluk lainnya jadi kekurangan bahan pangan.

4. Beruang

Masyarakat Pomo yang tinggal di barat laut Amerika Serikat memercayai bahwa gerhana matahari terjadi karena ada hewan gaib berwujud beruang memulai pertarungan dengan Matahari dan menggigitnya.

Menariknya, setelah menggigit Matahari, disebutkan dalam cerita beruang itu bertemu Bulan dan juga menggigit Bulan sehingga menyebabkan gerhana Bulan.

Kisah ini mungkin menjadi cara masyarakat Pomo menjelaskan mengapa gerhana Matahari terjadi sekitar 2 minggu sebelum atau setelah gerhana Bulan.

5. Naga

Di kalangan masyarakat China kuno, gerhana matahari diyakini terjadi karena matahari dimakan oleh naga. Masyarakat china sendiri sudah memercayai hewan ini setidaknya sejak 4.000 tahun yang lalu.

Naga digambarkan sebagai reptil besar yang bisa terbang dan mengeluarkan api sebagai napasnya. Tidak hanya itu, hewan gaib tersebut juga bisa menembakkan racun mematikan dari dalam lubang hidungnya.

Untuk menakuti naga ini, warga lalu membunyikan suara-suara keras seperti petasan. Dan hingga saat ini hal itu masih dilakukan.

BACA JUGA: Mengapa Manusia Punya Rasa Takut Pada Hantu?

Perilaku Hewan di Saat Gerhana Matahari

Jika hewan Gaib di atas nampak begitu agresif hingga berani menyantap matahari, dunia ilmiah malah membuktikan hal yang berbeda.

Saat gerhana matahari terjadi  beberapa hewan yang aktif di siang hari mulai bingung, mereka kembali ke kediaman. Sementara itu hewan-hewan nokturnal berpikir mereka sudah ketiduran.

Beberapa spesies laba-laba mulai memecah jaringnya selama gerhana, seperti yang biasanya mereka lakukan pada akhir hari. Setelah gerhana berlalu, mereka mulai membangun kembali sarang mereka.

Demikian pula, ikan dan burung yang aktif pada siang hari menuju tempat istirahat malam hari mereka, sementara kelelawar nokturnal muncul, karena tiba-tiba gelap.

Nah, semoga informasi ini bisa menambah wawasanmu soal gerhana matahari. (Sbg/Rig)

Comments