Sabigaju.com – Gempa susulan di Papua Nugini berskala 6.7 skala Richter mengguncang Papua Nugini pada dini hari dan merupakan gempa susulan dari beberapa hari sebelumnya. Menewaskan sedikitnya 18 orang, gempa kali ini terjadi di kawasan Southern Highlands. Dinyatakan tidak berpotensi tsunami, gempa yang terbilang kuat ini membuat banyak provinsi dan sekitarnya panik. Sejak seminggu lalu, setidaknya telah puluhan orang meninggal dan masih banyak korban belum ditemukan akibat tertimbun.

Gempa yang melanda dataran tinggi Provinsi Southern Highlands, Western, Enga, dan Hela. Para pengungsi berada dalam radius 600 kilometer dari ibu kota Port Moresby dan masih mengharapkan bantuan dari berbagai pihak. Selain jalan-jalan yang terhalang, hamper seluruh sumber listrik padam dan sejumlah akses kendaran tertutup. Hal ini juga mengakibatkan sulitnya pasokan bantuan berupa makanan, obat dan pakaian dari luar daerah bencana.

Meskipun tidak berpotensi Tsunami, gempa berskala tinggi ini sempat mengguncang beberapa daerah di Indonesia antara lain Merauke dan Wamena.

Getaran gempa yang sering datang dalam berbagai skala diakui sering mengagetkan warga setempat. Baik para korban maupun pengantar bantuan juga dipersulit dengan seringnya gempa-gempa susulan di malam hari. Air dan sanitasi menjadi masalah utama bagi para korban yang belum bisa diungsikan dari lokasi sekitar gempa. Daerah Hides dinyatakan yang paling parah dampaknya, sementara tidak kurang dari 150 ribu orang masih membutuhkan bantuan.

Pihak Australia dan Amerika Serikat telah bekerja sama dengan mediasi Palang Merah untuk mengerahkan bantuan untuk para korban. Sementara tim SAR dibantu relawan masih terus bergerak dengan berbagai cara untuk menemukan korban yang masih tertimbun.

Menurut pemerintah Australia setempat, gempa yang terjadi sejak Februari lalu merupakan yang terbesar sepanjang abad. Berpusat pada kedalaman 33 kilometer, gempa yang terjadi begitu sering turut diamati oleh badan Seismologi Amerika (USGS). Sebelumnya, gempa juga terjadi di beberapa wilayah lain Papua Nugini seperti Wewak, Bovendigoel, dan juga wilayah Indonesia, Yapen. (Sbg/Nov)

Comments