Kerusakan Saraf
Bila kamu memiliki kebiasaan gaya hidup yang monoton seperti duduk terlalu lama. ataupun terlalu sering menggunakan gadget maka waspadalah agar tidak terserang kerusakan saraf. (Ilustrasi: Pixabay)

Sabigaju.com –  Tanpa kamu sadari gaya hidup monoton bisa menyebabkan seseorang mengalami penyakit kerusakan saraf, atau lazim disebut dengan neuropati.

Yup, Banyak orang yang setiap harinya melakukan aktivitas berulang alias monoton misalnya mengetik terlalu lama baik di komputer atau smartphone,mengangkat barang berat, kebiasaan duduk terlalu lama ataupun mengendarai kendaraan motor.

Bagaimana kaitan gaya hidup monoton dengan kerusakan saraf Dan apa pula  neuropati itu, mari mengenalnya dan ketahui cara efektif mengatasinya

BACA JUGA: Bahaya Duduk Terlalu Lama Bagi Otak Manusia 

Mengenal Kerusakan Saraf Neuropati

Kerusakan saraf neuropati merupakan kondisi umum terkait kelainan pada fungsi saraf. Normalnya, saraf berfungsi mengomunikasikan sinyal sensasi fisik dari otak dan sum-sum tulang belakang (sistem saraf pusat) ke seluruh tubuh, pun sebaliknya.

Neuropati bisa memapar segala usia, lebih banyak diderita perempuan ketimbang lelaki. Dialami satu dari dua orang berusia di atas 30 tahun sejalan dengan penurunan fungsi saraf karena usia, dan secara umum mulai terasa pada usia 30

Gejala kerusakan saraf neuropati sendiri ada beragam. Paling umum seperti kesemutan, kebas, dan kram.

Namun, berbeda dari kesemutan setelah lama duduk bersila akibat asupan darah terhambat yang bisa sembuh ketika kamu berdiri, neuropati bisa memunculkan kesemutan atau kram secara tiba-tiba tanpa menekuk kaki.

BACA JUGA: Bersyukur Saat Bekerja Bikin Kamu Bahagia 

Pencegahan Kerusakan saraf Neuropati

Nah, jika kita sudah memahami secara umum tentang neuropati, maka kini waktunya kita beraksi mencegahnya.

Apalagi jika ternyata beberapa tanda neuropati itu sudah muncul pada diri kita. Bagaimana cara mencegah kerusakan saraf neuropati? Sebenarnya sederhana, lho.

Pola Makan Sehat

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kerusakan saraf neuropati adalah dengan menerapkan pola makan dengan menu sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Aturlah asupan agar tetap memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi kita secara seimbang terutama dalam hal ini kebutuhan vitamin B Kompleks.

Vitamin B Kompleks yang merupakan vitamin neutropik ini dapat ditemui di dalam banyak sekali bahan makanan. Misalnya: jamur, keju, kacang-kacangan, daging merah, ikan salmon, pisang, kepiting, gandum, beras merah dan susu.

BACA JUGA: Begadang dan Kurang Tidur Berisiko Alami Serangan Jantung

Tidur yang Cukup

Terlalu banyak begadang akan mempengaruhi sistem saraf pusat dan mengakibatkan melemahnya sistem saraf.

Perbaikan sel termasuk sel saraf terjadi ketika kita tidur. Karena nya, tidur cukup sangat penting bagi kesehatan. Jagalah pola tidur Anda antara 6-8 jam sehari semalam.

Rutin Berolahraga

Olahraga akan membuat tubuh terus bergerak dan tidak terjebak pada gerakan monoton yang terlalu lama.

Dengan melakukan beberapa olahraga ringan berikut ini, kondisi saraf kita pun akan tetap terjaga kondisinya.

BACA JUGA: Peregangan Penting Buat Kamu yang Duduk Seharian di Kantor

Peregangan

Selain berolahraga teratur kamu juga perlu melakukan peregangan otot untuk tiap anggota tubuh yang sering melakukan gerakan berulang perlu dilakukan selama 5-10 menit sebanyak 3 kali sehari di tengah aktivitas sehari-hari. (Sbg/Rig)

Comments