kebiasan makan seat harus dditerapkan agar pria tetap sehat
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Masih banyak pria yang masih kurang perduli terhadap pentingnya kebiasaan makan sehat untuk dilakukan setiap hari.

Kebiasaan makan sehat ini tentunyabisa meminimalisir risiko terhadap penyakit-penyakit kardiovaskular, diabetes, tekanan darah tinggi, hingga kanker.

Nah perlu disimak tips kebiasaan makan sehat bagi pria berikut ini.

BACA JUGA: Emotional Eating, Cara Salah Menyelesaikan Masalah

1. Kurangi Daging Merah

Rata-rata pria lebih suka makan daging. Sebuah penelitian di dalam jurnal Frontiers in Psychology menyoroti data yang mendukung kalau daging melambangkan maskulinitas.

Selain itu, daging memang mudah meningkatkan rasa lapar pada pria. Namun, terlalu banyak mengonsumsi daging merah bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Makan daging baik untuk kesehatan mental
(Foto: Freepik.com)

American Heart Association mengatakan, pria biasanya terkena penyakit jantung 10-15 tahun lebih awal daripada wanita, jadi mereka mungkin akan meninggal lebih cepat.

Sebagai pengganti daging merah, mulailah mengonsumsi beberapa makanan dengan daging putih, ikan, atau protein nabati.

2. Makan sayuran yang berbeda

Hasil penelitian yang pernah dilakukan di Amerika Serikat, hanya sembilan persen pria AS yang mengonsumsi 2-3 mangkok sayuran yang direkomendasikan per hari.

Kebiasaan makan sayur harus dilakukan
(Foto: Pexels)

Ahli gizi pangan University of Texas School of Public Health, Dallas, Wesley McWhorter menyarankan, para pria makan berbagai sayuran dengan warna berbeda untuk menjadi kebiasaan yang baik.

Secara khusus, masukkan kubis ungu di dalam daftar belanjaan makanan. “Salah satu sayuran dengan nilai antioksidan tertinggi adalah kubis ungu, sangat murah, dan tahan lama,” kata dia. “Kubis ungu juga tinggi serat, sehingga memberi makan bakteri baik di usus,” sambung dia.

3. Berhenti Makan Malam

Banyak pria mengonsumsi banyak kalori saat larut malam. Para pria juga lebih mungkin memesan makanan antara jam 22,00 hingga pukul dua dinihari.

(Foto: Freepik.com)

Sebuah studi yang dilaporkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism edisi 2020 mendukung penelitian lain yang menunjukkan korelasi antara makan larut malam dan obesitas serta sindrom metabolik.

Mereka menemukan, makan malam memperburuk toleransi glukosa dan mengurangi jumlah lemak yang dibakar tubuh.

BACA JUGA: Mindful Eating untuk Atasi Aktivitas Makan Berlebih 

4. Mengontrol Porsi Makan

Salah satu kebiasaan makan sehat adalah makan sesuai porsinya
(Foto: Freepik.com)

Mengontrol porsi makan adalah kunci untuk menjaga berat badan yang sehat tanpa menyangkal kenikmatan makan.

Potong porsinya menjadi dua. Setelah selesai jika kalian masih merasa lapar, makanlah sedikit lebih banyak.

5. Hindari Camilan

Sulit memang untuk mengatakan tidak pada camilan asin, berminyak, dan renyah yang menyenangkan itu.

Ngemil sambil Nonton
(Foto: Freepik.com)

Namun, jika kalian membuat kebiasaan mengunyah camilan, perut kemungkinan akan merasa kenyang lebih cepat tanpa ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

BACA JUGA: Bahagia Itu Sederhana, Biasakan Minum Air Putih

6. Biasakan Minum Air Putih

Membiasakan minum air putih dapat membuat kita mengurangi minuman berkalkohol dan makanan berkalori tinggi.

Apalagi, mengonsumsi alkohol dengan jumlah banyak terbukti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker, dan mengganggu sistem metabolik.

Minum lebih banyak air putih sangat bermanfaat untuk mengisi kembali cairan dan membantu tubuh tetap terhidrasi.

7. Banyak Mengonsumsi Protein Nabati

Menerapkan pola konsumsi makanan nabati ternyata efektif dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kematian secara keseluruhan.

kebiasaan makan ikan
(Foto: Unsplash.com)

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Andrology menemukan, pria yang mengonsumsi protein secara teratur cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dan motilitas yang lebih besar.

BACA JUGA: Tren Kuliner Superfood yang Bakal Hype di Tahun 2020 

8. Makan Alpukat

Roti dan Selai Alpukat
(Foto: Pixabay.com)

Lebih banyak pria yang memiliki tekanan darah tinggi, setidaknya sampai usia 45 tahun. Langkah pencegahannya adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium sehingga membantu pembuluh darah rileks.

Terlebih lagi, alpukat dapat memuaskan rasa lapar untuk jangka waktu yang lama dan mengurangi keinginan untuk makan camilan.

Comments