Sabigaju.com – Salah satu kreasi yang banyak dikerjakan orang di masa pandemi yang belum juga seperti saaat ini adalah membuat kreasi fesyen tie-dye menangkal rasa bosan mereka.

Unggahan kreasi fesyen tie-dye yang mereka buat begitu banyak dimuat di palatform pinterest maupun Instagram.

Fesyen Tie-dye sendiri bukan barang baru di dunia mode. Tie-dye juga sempat menjadi metode yang diaplikasikan untuk pembuatan dekorasi berbasis tekstil di seluruh dunia selama lebih dari 600 tahun.

Proses membuat tie-dye sendiri relatif sederhana. Kamu hanya membutuhkan kain, karet atau pengikat, dan berbagai jenis pewarna kain.

BACA JUGA: Gaes, Pakai Masker Bikin Kamu Tetap Macho Kok!

Tie-dye pada dasarnya merupakan teknik pewarnaan kain dengan metode pencelupan. Pada tie-dye, kain diwarnai dengan mengikat beberapa bagian kain sebelum dilakukan pencelupan hingga memberikan efek-efek warna tertentu.

Di Indonesia sendiri, tie-dye juga dikenal dengan teknik jumputan. Beberapa bahkan mengkombinasikan teknik jumputan dengan batik.

Popularitas fesyen  tie-dye sendiri saat melonjak di AS berbarengan dengan munculnya subkultur hippie, sebuah gerakan yang cukup berpengaruh pada era 1960-an atau biasa juga disebut sebagai ‘generasi bunga’. Tie-dye menjadi simbol dan pernyataan counterculture di era itu.

Sejak itu, fesyen tie-dye terus menancapkan taring di dunia mode. Tren tie-dye sendiri tak berhenti hanya pada pakaian, tapi juga perangkat mode lain seperti topi, sepatu, tas, hingga aksesori.

BACA JUGA: Fesyen Lengan Panjang, Busana Wajib di Era New Normal!

Fashion Statement

Merebaknya tren fesyen tie-dy” telah memberi warna baru dalam dunia mode. Untuk menerapkan tampilan minimalis, kita bisa memilih outfit “tie-dye” dengan fitur pola hitam dan putih yang cocok dipadukan dengan semua busana.

Kamu nggak perlu takut, ragu ataupun dianggap norak jika hendak memakaifesyentie dye. Sebab jenis fesyen tie dye ini bisa meningkatkan penampilanmu berkali-kali lipat

Memakai pakaian dengan warna-warna yang cerah tentu akan membuat kita menjadi pusat perhatian. Jika tak ingin menjadi pusat perhatian, pilih busana dengan motif ringan dan seminimalis mungkin.

BACA JUGA: Utamakan Fungsi Saat Pakai Sepatu di Masa Pandemi 

Sebaliknya, jika ingin menjadi pusat perhatian atau menggunakan fesyen tie dye sebagai   statement, hal pertama yang harus kita lakukan adalah degan memilih item dasar sebagai outfit inti.

Kaus menjadi item pertama dalam penampilan fesyen tie-dye terlebih di saat musim panas ini. Untuk itu, pilih kaus dengan motif yang besar, ukuran oversized dan beberapa outfit kuno untuk menambahkan unsur nostalgia seperti denim dan sepatu kanvas putih.

Kamu sebaiknya memadukan kaos tie-dye dengan celana chino polos, jaket tonal, dan sneakers atau sneakers putih. Selamat berkreasi dengan fesyen tie-dye. (Sbg/Rig)

Comments