Film Dilan 1991
(Foto: Instagram filmdilan1991)

Sabigaju.com – Salah satu Film Indonesia paling ditunggu di tahun 2019 yakni Film Dilan 1991 akhirnya tayang pada Kamis lalu, 28 Februari 2019.

Film Dilan 1991 adalah kelanjutan dari kisah film pertamanya yang berjudul Dilan 1990 yang juga disadur dari novel best seller karya Pidi Baiq yang dibintangi oleh  Iqbal Ramadhan dan Vanessa Prescilla.

Di kesempatan ini Sabigaju akan menyajikan beberapa hal unik serta rekor yang membuat film ini menjadi sebuah fenomena berskala nasional dan menjangkiti penonton yang terutama dari kalangan remaja hingga dewasa.

BACA JUGA:

 

Kalahkan Film Avengers: Infinity War

Salah satu fenomena yang ditorehkan film Dilan 1991 ini adalah film ini menjadi film dengan jumlah penonton atau tiket terjual tertinggi sepanjang masa.

Hal itu menjungkirbalikan akan rasa pesimis  yang sebelumnya sempat membayangi  kesuksesan film ini dibanding film perdananya.

Tidak main-main, penjualan tiket Film Dilan 1991 mengalahkan rekor sebelumnya yang diraih Avengers: Infinity War pada 26 April 2018.

Jumlah penjualan tiket Infinity War dilaporkan memperoleh US$1,8 juta yang setara dengan Rp 25 miliar (USD$1 = Rp13.925 per 26 April 2018). Bila satu tiket di Indonesia setara dengan Rp 37 ribu, maka jumlah pendapatan tersebut setara sekitar 677 ribu tiket atau penonton.

Pencapaian tersebut dipastikan terus bertambah seiring akhir pekan pertama Dilan 1991 hingga Minggu (3/2) mendatang.

Tak hanya itu, Film ‘Dilan 1991’ di hari pertama penayangannya yang berhasil mendapatkan 800 ribu penonton, menjadikan sejarah baru bagi perfilman Indonesia. Pencapaian tersebut membuat Dilan 1991 menjadi film dengan jumlah penonton atau tiket terjual tertinggi sepanjang masa.

Film Dilan 1991 membuktikan diri lebih sukses dibandingkan versi sebelumnya dimana Film  Dilan 1990 berhasil menjual 225 ribu tiket di hari pertama dan seminggu penayangannya menjual 2,2 juta tiket.

Film Dilan 1991 Tuai Protes

Namun dibalik kesuksesan itu adapihak yang berusaha memboikot film yang diangkat dari buku Pidi Baiq itu. Sejumlah orang di Makassar, Sulawesi Selatan menggelar aksi menolak Dilan 1991 di gedung bioskop XXI, Mal Panakukang Makassar.

Film Dilan 1991 dianggap menampilkan adegan yang tak patut dan melanggar hukum. Para demonstran juga menyebut ada adegan yang tidak layak untuk budaya Bugis Makassar di film itu.

Bahkan, ada sejumlah mahasiswa di Makassar menolak Dilan 1991 karena dianggap tidak memuliakan posisi guru. Penolakan pun disampaikan ke Dinas Pendidikan Makassar.

Namun sepertinya protes tersebut kurang beralasan sebab pada kenyataan Film Dilan 1991 telah lulus sensor. Artinya, film itu dianggap layak tayang.

Sinopsis Film Dilan 1991

Dalam Dilan 1991, kisah tidak lagi berpusat pada usaha Dilan mendapatkan hati Milea. Semua sudah tahu bahwa di akhir film pertama, Dilan akhirnya berpacaran dengan Milea. Kini, keduanya harus menjaga hubungan tersebut di tengah konflik lain seperti kehadiran orang baru dan geng motor Dilan.

Keduanya jadi sering berdebat tentang masalah geng motor. Bahkan kecemasan yang selalu melanda hati Milea membuatnya merasa tidak nyaman lagi berpacaran dengan Dilan sampai meminta untuk mengakhiri hubungan.

Waktu pun berlalu, Milea kembali ke Jakarta dan kuliah di sana. Sedangkan Dilan, ia melanjutkan pendidikan di universitas ternama di Bandung. Milea pun mulai kehilangan jejak Dilan sebab keluarga Dilan diketahui sudah pindah dari tempat tinggal semula.

Hingga suatu hari, sosok Hardi datang ke kehidupan Milea yang tak lain adalah kakak tingkatnya di universitas. keduanya pun menjalin cinta dan berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. (Sbg/Rig)

Comments