The Beatles
The Beatles pada akhirnya bubar alias tidak mampu menyatukan diri kembali karena konflik yang bermunculan di antara para personilnya. (Foto: Instagram thebeatles)

Sabigaju.com – Ada apa di tanggal 10 April? Hari ini sebuah catatan sejarah dalam dunia musik yang tak jarang sering ingin ditepis oleh banyak orang: The Beatles bubar!

Band legendaris yang sudah mendunia ini rupanya harus bubar pada 10 April 1970 silam.

Ada Apa Dibalik Bubarnya The Beatles?

Band legendaris dunia ini pada akhirnya tidak mampu menyatukan diri kembali karena konflik yang bermunculan pasca kepergian sang manajer, yaitu Brian Epstein.

Memang tidak ada pernyataan resmi dari The Beatles. Namun pada hari tersebut, Paul McCartney secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari The Beatles.

Hal ini kemudian diberitakan oleh media sebagai titik bubarnya grup musik asal Liverpool, Inggris, yang satu ini.

The Beatles sempat mengalami konflik pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah kematian Epstein, mereka terlihat seperti kehilangan sesuatu.

Hal ini utamanya terjadi pada John Lennon yang memang memiliki hubungan paling dekat dengan sang manajer.

Epstein dikenal memiliki pengaruh yang baik bagi anak-anak asuhnya ini. Ia mampu membantu band ini menyelesaikan berbagai perselisihan yang terjadi.

Selain itu, Epstein juga pandai mengurus keuangan. Satu hal yang pasti: Epstein berhasil menyelesaikan segera rintangan sehingga The Beatles mampu menembus dapur rekaman hingga akhirnya menjadi salah satu band paling sukses di dunia.

The Beatles tanpa Epstein

Sepeninggal Epstein, ego masing-masing personel kembali bermunculan dan tak ada yang mampu melerai.

Sejak saat itu, mulai timbul bibit-bibit perpecahan. Paul McCartney pun mencoba mengambil alih kendali grup, namun rupanya masih belum berhasil.

McCartney mempersiapkan beberapa proyek untuk kelangsungan band, seperti penggarapan film ‘Magical Mystery Tour’ serta album ‘Let It Be’.

Namun, dominasi ini justru membuat jengah personel lainnya. Bahkan, Lennon menunjukkan protesnya dengan mengajak Yoko Ono ikut serta dalam proses rekaman.

Padahal, ini merupakan salah satu pelanggaran dalam aturan grup. The Beatles melarang keras mengajak istri atau pacar untuk hadir dalam proses rekaman.

Seolah belum cukup, persoalan Grup Berjuluk The Fab Four itu masih berlanjut. George Harrison muncul sebagai penulis lagu dalam paruh kedua karier mereka.

Hal ini karena yang berperan menulis lagu adalah Paul dan Lennon, sedangkan Harrison dan Starr hanyalah pendukung.

Ketika potensi Harrison mulai terlihat, ide-ide lagunya justru selalu ditolak oleh Paul dan Lennon.

Akhirnya, Harrison memilih untuk berkolaborasi dengan pianis John Barkham dan musisi India seperti Aashish Khan dan Shivkumar Sharma.

Terlepas dari apa yang menjadi alasan utama The Beatles akhirnya bubar, pernyataan Paul McCartney memang resmi membuat media berpikir bahwa The Beatles bubar: Ia ingin memiliki waktu lebih bersama keluarganya.

Selain itu, ego dan aliran musik yang tidak lagi sama membuat Grup asal kota Liverpool itu akhirnya memilih untuk jalan masing-masing. (Sbg/Van)

Comments