Libra
Facebook mengumumkan akan meluncurkan mata uang digital dengan sebutan, Libra, .(Foto: TechSpot)

Sabigaju.com – Baru baru ini pengembang Facebook mengumumkan akan meluncurkan mata uang digital dengan sebutan, Libra.

Libra,  yang akan menjadi produk dari Calibra, subsidiari baru Facebook.sendiri rencananya akan diluncurkan pada pada paruh pertama 2020 mendatang .

Saat ini, Facebook tengah menguji coba blockchain yang menjadi sistem utama penopang Libra. Jika kamu tak ingin ketinggalan, bisa mendaftar di sini.

Adapun yang menjadi alasan Facebook meluncurkan Libra , dalam laman medianya menjelaskan, saat ini setengah dari semua orang dewasa di dunia tak punya akses ke bank.

Selain itu, 71 persen UKM di negara berkembang tak punya akses kredit. Belum lagi, tiap tahun duit Rp350 triliun para pekerja di luar negeri habis hanya untuk membayar biaya kirim uang (remitansi).

Untuk membantu mengatasi masalah itulah Facebook mengembangkan Libra sebagai mata uang global baru. Nantinya, akan ada aplikasi dompet atau bisa digunakan lewat WhatsApp atau Messenger.

Dalam situs Calibra, perwakilan Facebook dalam Libra Association (asosiasi yang menaungi Libra) disebutkan, mereka memiliki mimpi bagaimana agar uang mudah dikirim seperti mengirim pesan dan bisa diterima di seluruh dunia dengan biaya sangat murah.

BACA JUGA: Wow, Sejumlah Masjid Mulai Terima Zakat dengan Bitcoin 

Bedanya Libra dengan Bitcoin

Mata uang digital ini sendiri nantinya memang mirip dengan Bitcoin. Teknologi yang melatar belakanginya pun sama, Blockchain. Namun belum diketahui apakah harganya akan fluktuatif dan nilainya akan sebesar Bitcoin.

Namun, tak seperti Bitcoin, uang digital besutan Facebook ini tak bisa dimiliki dengan anonim. Pemiliknya harus menyertakan identitas yang diakui pemerintah suatu negara dan dihubungkan dengan rekening bank setempat.

Selain itu, identitas yang disetor juga harus diverifikasi. Informasi akun Facebook dan WhatsApp juga bakal menjadi sarana verifikasi.

Calibra juga menuturkan jika uang digital ini akan dikelola dengan aman dan dapat diandalkan.

BACA JUGA: The People vs The Tech, Kita yang Membangun Zaman Digital 

Nilainya stabil karena akan didukung dengan aset uang resmi. Binance Research. lembaga riset blockchain dan cryptocurrency menjelaskan, jika aset yang bakal dominan menyokong Libra adalah Yen Jepang, Dolar US, Euro, dan Poundsterling Inggris.

Uang ini, rencananya juga bakal bisa digunakan di banyak negara dan ditukarkan dengan mata uang lokal. Transfer uang juga bakal murah sekali biayanya.

Calibra menjelaskan, jika akun kamu diretas, dicuri, atau anda kehilangan ponsel yang membuat saldo anda hilang, mereka bakal mengganti uang anda sepenuhnya.

BACA JUGA: Perangkat Simpel Nan Canggih Ini Bikin Hidupmu Lebih Mudah!

Apakah Libra Akan Terkait dengan Privasi Facebook?

Facebook menyatakan layanan ini tak ada kaitannya dengan privasi di jaringannya dan tak akan dipakai dalam iklan tertarget di Facebook atau jaringannya.

Namun, informasi di Facebook dan WhatsApp akan menjadi sarana verifikasi. Facebook juga tak mendominasi dalam uang digital ini.

Dalam whitepaper mereka disebutkan,  mata uang digital ini ada di bawah naungan Libra Association, sebuah lembaga nirlaba yang berkantor di Jenewa, Swiss. Di asosiasi itu, Facebook hanya memiliki otoritas 1 persen. Sisanya dikuasai oleh lembaga lain.

Lembaga lain juga tak boleh memiliki andil besar. Masing-masing hanya bisa memberikan andil yang sama, 1 persen.

Syaratnya dengan menyetor dana minimal sebesar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp142 miliar dan tentunya dengan sejumlah ketentuan syarat tertentu.

Sampai berita ini ditulis, sudah ada 28 lembaga yang ikut bergabung dengan Facebook. Antara lain Uber, Mastercard, Visa, eBay, Spotify, PayPal, Vodafone dll. Rencananya bakal sampai ada 100 lembaga yang tergabung dalam Libra Association. (Sbg/Rig)

Comments