Bertamu
(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Ketika pacar sedang dinas di luar kota, orang tua dan adik sedang mudik karena urusan keluarga mendadak, pastinya kita akan langsung berpikir untuk mampir bertamu ke rumah teman atau sahabat.

Kamu bahkan bisa saja kita menginap beberapa hari di rumahnya. Walau mungkin sahabat kita santai dan asyik-asyik saja dengan kehadiran kita, tetap saja kita sebagai tamu, harus tetap menampilkan sikap yang baik dan asyik sehingga ia tidak kapok untuk mengizinkan kita main rumahnya lagi.

Dan berikut adalah etika bertamu yang harus kamu junjung

Mawas dengan Sikon Si Pemilik Rumah

Pastikan sebelum memutuskan bertamu ke rumah sohibmu, kamu mengetahui seluruh situasi dan timing dari pemilik rumahnya. Apakah ketika kita ingin berkunjung ia memang sedang santai-santai saja? Atau sedang ingin pergi keluar sebentar?

Intinya kalau bisa jangan mendadak. Alangkah baiknya, kamu sudah rencanakan dari jauh hari.

BACA JUGA: Persahabatan Brotherhood Sangat Penting untuk Para Pria 

Bantu Rapih-Rapih

Meski kamu adalah tamu Tapi bukan berarti kita lantas ingin dilayani olehnya begitu saja. Ingat, dia sohibmu. Kunjunganmu ke rumahnya jangan malah merepotkan dia

Rendahkan hatilah. Kamu malah bisa membantu sohibmu bantu-bantu. Entah itu membantu untuk cuci piring, masak, atau bahkan (kalau bisa dan paham) membantu menyelesaikan pekerjaan kantornya yang sedang menumpuk.

Terlihat sepele memang. Namun hal ini dijamin bakal membuat sohibmu respek dan simpatik.

Bawa Persediaaan Obat-Obatan

Meski teman kalian juga memiliki persediaan obat-obatan yang cukup, namun alangkah baiknya kita tidak merepotkan dirinya. Jadi persiapkan obat-obatan yang dirasa perlu untuk jaga-jaganya.

BACA JUGA: 5 Perkara yang Bisa Rusak Persahabatan Cowok

Bawa Perlengkapan Mandi

Mirip poin di atas, jangan lupa untuk membawa perlengkapan mandi kalian sendiri.

Mungkin teman kalian mengizinkan saja untuk menggunakan sampo, sabun, atau mungkin gosok giginya, tetap saja kita harus kembali menyadari selain ia membeli semuanya dengan jerih keringatnya.

Dan bisa saja perlengkapan mandinya adalah satu tapi dipakai rame-rame satu keluarga.

Intinya kalau memang ingin menginap di rumahnya, bawa sendiri ya perlengkapan mandinya! Kalaupun tidak menginap, gunakanlah sewajarnya.

Please, Gunakan WiFi Sewajarnya

Banyak orang yang memiliki layanan internet di rumah namun dengan batasan kuota (limited). Jadi apabila kita ingin menggunakan internetnya, pakailah seperlunya saja.

sekalipun kuotanya unlimited, kamu tetap harus tahu diri. Jangan cuma gara-gara kita yang sedang streaming nonton video atau download game, membuat kepentingan sohibmu jadi terganggu.

BACA JUGA: Lima Cara Anti Mainstream Menghabiskan Weekend Bersama Sahabat

Sadar Durasi Berkunjung

Kalau sohibmu menawarkan untuk menginap selama yang kita mau. Tawaran baik ini jangan lantas dimanfaatkan secara sembarangan.

Ingat! Kita adalah tamu di rumahnya. Walau mungkin dia betah dan senang dengan kehadiran kita, tetap saja kita harus memberikan toleransi privasi bagi dirinya dan keluarganya.

Jangan Menginvasi Milik Pribadinya

Dan ini aturan utama yang harus kamu junjung ketika berada di rumah sohibmu. Jangan sekali-kali mengotak-atik apalagi menggeledah barang-barang miliknya.

Apapun itu, sekeren apapun item yang ada di rumahnya (bahkan console game sekalipun) kalau tidak diberikan izin untuk memegang atau mencoba, sekali lagi jangan main sentuh saja. Sikap seperti ini, dijamin ia akan membuat sohibmu respek. (Sbg/Mrv)

Comments