Beranda SABIGAJU+ Eropa Mengalami Musim Dingin Terburuk, Warga Membakar Perabotan Rumah untuk Menghangatkan Diri

Eropa Mengalami Musim Dingin Terburuk, Warga Membakar Perabotan Rumah untuk Menghangatkan Diri

3 menit baca
0
0
51
sumber : BBC

Sabigaju.com – Eropa Mengalami Musim Dingin Terburuk, Cuaca dingin nan ekstrem sepertinya harus menjadi pemandangan yang dihadapi oleh sejumlah masyarakat di belahan bumi ini. Gelombang hawa dingin dan badai salju di wilayah Eropa mampu membuat warga melakukan berbagai daya dan upaya untuk dapat terus bertahan.

Hal ini terjadi di Desa Nenthead, wilayah Cumbria, Inggris. Terjadinya hujan salju yang turun secara terus-menerus selama enam hari membuat jalanan tertutup salju yang sangat tebal. Salah seorang warga desa, yaitu Deb Huby, mengaku sempat melalui tiga hari tanpa alat pemanas.

Ia dan pasangannya, Tim Gallagher, terpaksa harus berjalan sejauh lima kilometer dengan menembus salju yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa. Mereka terpaksa melakukannya untuk sekedar mendapatkan makanan karena persediaan makanan sudah mulai menipis.

Eropa Mengalami Musim Dingin yang Buruk

Perempuan berusia 46 tahun itu mengatakan bahwa situasinya terlihat begitu mengerikan hingga ia khawatir bahwa rumah pondoknya akan ‘terkubur’. Deb Huby mengatakan, “Saya sudah tinggal di sini selama 20 tahun dan saya sudah pernah mengalami berbagai musim dingin yang buruk. Tetapi, ini adalah yang paling buruk. Kami bahkan tidak bisa membuka pintu dan salju sudah menumpuk hingga enam meter.”

Deb Huby menambahkan bahwa jalan tempat ia tinggal di desa itu dihuni oleh sembilan orang, termasuk dua anak kecil, yang juga terpaksa terjebak hingga terputus dari dunia luar. Namun, di tengah keterbatasan tersebut, keadaan itu mereka masih semangat untuk dapat terus bertahan hidup.

Ia mengatakan, bahwa ia tidak punya pilihan lain selain menerobos timbunan salju karena mereka kekurangan persediaan sembako. Meskipun terkadang hal tersebut dapat menjadi sangat berbahaya.

Terpaksa Membakar Perabotan Rumah Tangga

Senin pekan lalu, sebuah helicopter Chinook membawa pasukan marinir yang diberangkatkan untuk membantu warga yang terjebak salju. Mereka mengirim sejumlah pasokan untuk memenuhi kebutuhan, seperti makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan peralatan pemanas listrik.

Bahkan, banyak warga juga mengatakan bahwa mereka terpaksa membakar perabotan rumah tangga hanya untuk dapat menghangatkan diri. Meskipun demikian, mereka tidak pernah berhenti berharap agar dapat melewati masa sulit ini dan bertahan sekalipun salju tengah menyerang. (Sbg/Vania)

Comments
Tampilkan Lebih Banyak Artikel Terkait
Tampilkan Lebih Banyak faridsabi
Tampilkan Lebih Banyak Dalam SABIGAJU+
Komentar ditutup

Lihat juga

5 Hal Penting Agar Kembali Semangat Kerja Usai Libur Lebaran

Sabigaju.com – Libur panjang Lebaran bakal segera berakhir. Mayoritas pekerja pun ak…