Masalah Psikologis
Saat tengah mengalami masalah psikologis rupanya dapat membuat pria dingin terhadap ajakan bercinta dan bahkan bisa mematikan gairah untuk bercinta dengan pasangan.(Sumber: lybrate.com)

Sabigaju.com – Bercinta seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan, menguatkan ikatan batin, dan menghilangkan stres. Namun, masalah psikologis rupanya dapat membuat dingin aktivitas tersebut di atas tempat tidur bahkan bisa mematikan gairah untuk bercinta dengan pasangan.

Yup saat faktor psikologis mencuat, keintiman menjadi berkurang. Artinya,kamu akan sulit berhasrat pada pasangan hingga tidak ingin bermesraan dengan pasangan secara fisik bila tengah dilanda masalah psikologis.

Lantas apa saja masalah psikologis yang harus dihindari oleh para pria. Simak uraian berikut ini.

BACA JUGA: Yuk! Ketahui 6 Faktor Penyebab Anjloknya Gairah Bercinta 

1. Perasaan Bersalah yang Berkepanjangan

Jika kamu merasa bersalah setiap kali berhubungan seks, ini pertanda kamu mengidap sebuah masalah psikologis.

Seksolog dan penulis buku Sexual Anorexia: Overcoming Sexual Self-Harted, Dr Patrick Carnes menjelaskan pengidap gangguan anoreksia seksual merasa “kuat” dan “berkuasa” apabila dirinya mampu mengisolasi diri dari aktivitas seksual apa pun.

Sebaiknya hindari perasaan ini karena akan berpengaruh pada kondisi psikologis kamu dan bahkan membuat gairah seks kamu akan menurun drastis.

BACA JUGA: Terlalu Sering Have Sex Bisa Bikin Kamu Alami Beragam Derita 

2. Stress alias Terlalu Banyak Pikiran

Stres alias terlalu banyak pikiran ternyata bisa akibatkan disfungsi ereksi. Menurut Seksolog asal Denmark, Maj Vismann memaparkan,bagaimana stres mempengaruhi gairah seks.

Menurutnya saat kamu mengalami stres dalam jangka waktu yang panjang karena pekerjaan yang berat dan bekerja tanpa henti, saraf parasimpatik tidak mampu membuatmu menjadi lebih tenang.

Akhirnya,kamu jadi tidak bisa menikmati sentuhan erotis atau rangsangan dari pasangan. Beberapa pria tidak akan bisa mencapai ereksi sama sekali, sekaligus sulit orgasme.

BACA JUGA: Resiko Patah Hati itu Menyiksa dan Bisa Membunuhmu

3. Depresi

Salah satu gejala utama depresi adalah “anhedonia.” Singkatnya, anhedonia adalah hilangnya minat atau kesenangan pada hal-hal yang dulu kamu sukai. Dan bagi banyak lelaki yang depresi, itu termasuk seks.

“Ketika lelaki mengalami depresi, harga diri dan motivasi mereka turun, juga termasuk libido mereka,” kata Ian Kerner, PhD, seorang psikoterapis berlisensi dan penasihat seks.

Depresi adalah suatu kondisi yang menghambat kegembiraan dan gairah bercinta. Jadi tidak heran depresi dan seks tidak bisa menyatu. Depresi pastinya menguras kehidupan romantis kamu dan pasangan dalam banyak cara berbeda.

BACA JUGA: Benarkah Berciuman Bibir Bakal Bikin Otak Makin Cerdas? 

4. Kecemasan Berlebih

Kecemasan yang berlebihan justru membuat seorang pria tidak dapat menerima rangsangan dengan baik.

Ereksi dapat terjadi karena berawal dari rangsangan yang diterima dengan baik oleh otak, dan selanjutnya akan diteruskan oleh organ lainnya yang ikut berpartisipasi dalam pencapaian orgasme.

“Semua jenis kecemasan bisa mengganggu kepuasan seksual Anda,” ujar Laurel Steinberg, PhD, seorang terapis seks dan profesor psikologi di Universitas Columbia. (Sbg/Rig)

Comments