Penggunaan Gadget
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Penggunaan gadget seperti smartphone saat in i sepertinya sudah tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia modern.

Penggunaan gadget bisa dikatakan kita lakukan mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, saat berada di mana saja. Kapan saja kita selalu tidak ketinggalan menggunakan smartphone kita.

Nah, kamu harus tahu nih kalau salah satu dampak dari seringnya penggunaan gadget adalah kita dapat mengalami apa yang disebut dengan trigger finger. Yuk simak ulasannya berikut ini.

BACA JUGA: Waspada Texting Anxiety Saat Dilanda Asmara

Trigger finger dan Penggunaan Smartphone 

Ya, trigger finger sudah mulai dialami sama mereka yang nggak bisa lepas dari gadget or smartphone setiap waktu. Salah satu tanda kamu mengalami trigger finger adalah ketika jari tangan kamu terkunci secara tiba-tiba alias kaku dalam posisi tertekuk.

Menurut laporan yang dimuat dalam Journal Current Reviews in Musculoskeletal Medicine, trigger finger bisa terjadi karena gerakan berulang atau penggunaan jari maupun ibu jari secara paksa.

Kondisi ini juga bisa terjadi ketika tendon atau pita jaringan yang menghubungkan otot dan tulang di jari maupun ibu jari meradang.

Iritasi jangka panjang pada selubung tendon dapat menyebabkan jaringan parut dan penebalan yang memengaruhi pergerakan tendon.

Kalau sudah begini, yang pasti sakitnya nggak perlu diragukan lagi. Kalau belum terlalu parah, kamu masih bisa berusaha menggertakkan jari dan pelan-pelan meluruskan ibu jari.

BACA JUGA: Resah Smartphone Nggak Aktif, Waspada Nomophobia 

Mengatasi Trigger Finger

Selain penggunaan gadget atau smartphone dalam waktu lama, Kebiasaan lain yang mampu memicu trigger finger bisa datang dari mengemuai baik sepeda motor ataupun mobil.

Pastinya, saat memegang setang or kemudi pada mobil atau sepeda motor, secara otomatis jari akan menggenggam kemudi. Dan kita akan merasakan getaran mesin kendaraan dari setang kemudi tersebut.

Kemudian, kebiasaan memainkan mobile game ataupun video game seperti playstation dalam waktu yang lama.

BACA JUGA: Sering Kepoin HP Pasangan Termasuk Kekerasan Domestik 

Mengatasi Trigger Finger

Trigger finger bukan merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Namun, jika dibiarkan terus menerus, maka kondisi jari akan semakin memburuk dengan rasa nyeri.

Untuk mengatasi trigger finger, terapi awal bisa dilakukan dengan mengistirahatkan jari selama tiga sampai empat minggu dan tidak melakukan pekerjaan berat apapun.

Misalnya penyakit tersebut timbul karena kebiasaan main game, maka hentikan kebiasaan tersebut. Terapi ini biasanya dapat memulihkan kondisi jari.

Kamu juga jangan terpaku texting dengan ibu jari saja. Sesekali gunakan jari telunjuk atau gunakan voice note yang bisa di kirim saat chatting. Lakukan pula latihan peregangan di bagian pergelangan tangan dan jari.

Selain itu, ada baiknya kamu mulai mengurangi penggunaan gadget smartphone dan mengistirahatkan jari-jari tangan selama 4—6 jam dalam sehari.

Kamu juga  boleh merendam tangan  di air hangat  sembari memijat jari dengan perlahan untuk membuatnya relaks dari penggunaan gadget smartphone. (Sbg/Rig)

Comments