Partai Final Piala FA antara Chelsea akan menghadapi runner-up Liga Inggris musim ini, bakal berlangsung pada Sabtu (19/5) di Stadion Wembley, Inggris.
Partai Final Piala FA antara Chelsea akan menghadapi runner-up Liga Inggris musim ini, bakal berlangsung pada Sabtu (19/5) di Stadion Wembley, Inggris.

Sabigaju.com – Chelsea akan menghadapi runner-up Liga Inggris musim ini, Manchester United, dalam laga final Piala FA pada Sabtu (19/5) di Stadion Wembley.

Kedua tim yang sama-sama belum meraih gelar apa pun musim ini, diyakini mampu menyuguhkan permainan tensi tinggi demi menutup musim dengan trofi juara.

Andai tim London Biru berhasil meraih juara Piala FA, raihan itu tak menjamin nasib sang pelatih Antonio Conte untuk bertahan. Hal itu mengingat kegagalan Chelsea mempertahankan gelar Liga Inggris musim ini dan terlempar dari empat besar klasemen, yang membuat mereka tak bisa tampil di Liga Champions musim depan.

Laga Punggawa Muslim di Final Piala FA

Laga Piala FA kali ini berlangsung di saat kaum muslim menjalankan ibadah puasa. Baik Chelsea maupun Manchester United diperkuat oleh beberapa punggawa berkeyakinan Islam.

Saat ini, pesepakbola muslim yang tampil di kompetisi Eropa semakin banyak. Mereka dengan teguh menjalankan keyakinannya meskipun hidup menjadi minoritas.

Lantas siapa saja para punggawa muslim dari kedua kubu yang bakal bertarung di partai final piala FA 2018 ini?

 1. Paul Pogba

Gelandang termahal dunia yang memiliki banderol 89 juta paun juga beragama Islam. Orang tua Paul Pogba berasal dari Republik Guinea, Afrika Barat. Pogba lahir di Lagny-sur-Marne, Prancis, 15 Maret 1993 dan merupakan pemain yang taat beribadah.

Pogba, menjadikan media sosial sebagai momen untuk berbagi dengan fans, juga sering memposting fotonya kala melakukan umrah dan beribadah dengan umat muslim lainnya.

Pogba bakal menjadi andalan Setan Merah saat melawan Chelsea di final Piala FA, serta mengikuti Piala Dunia 2018 dengan Timnas Prancis.

2. Marouane Fellaini

Siapa yang tak kenal Marouane Fellaini dengan rambut kribo nya di Manchester United. Gelandang Belgia ini tidak pernah absen latihan walaupun sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.

View this post on Instagram

@manchesterunited 💪💪💪

A post shared by Marouane Fellaini (@fellaini) on

Gelandang petarung ini patut diwaspadai oleh segenap lini pertahanan Chelsea. Sebab Fellaini adalah gelandang jangkar, bahkan turut membantu penyerangan saat bermain.

Postur tinggi yang dimiliki Fellaini amat mendukung perannya sebagai penopang lini serang. Ia diyakini mampu memenangkan duel-duel udara saat melawan Chelsea di perebutan piala FA.

3. N’Golo Kante

Sejak dulu klub Chelsea diperkuat beberapa pemain Islam yang sukses menjadi pemain inti dan jadi andalan Chelsea.  Kini The Blues diperkuat oleh N’Golo Kante, pemain beragama Islam yang lahir dan besar di Perancis.

Peraih PFA Player of the Year 2016-2017 itu memang tak pernah menunjukan secara langsung bahwa dirinya seorang muslim di luar maupun di dalam lapangan.

Kante memilih untuk tidak mempublikasikan perjalanan ibadah umrahnya di sosial media karena ingin lebih berkonsentrasi dengan ibadahnya.

Gaji besar yang ia terima tiap pekan tidak kemudian membuatnya hidup berfoya-foya. Dalam hal kendaraan saja, ia masih tetap setia dengan mobil Mini Cooper S seharga 20ribu paun atau setara Rp329 juta.

4. Tiemoue Bakayoko

Tiemoue Bakayoko menjadi pemain berpaspor Prancis kedua dalam daftar ini yang beragama Islam dalam skuad The Blues.

Usai tampil impresif bersama AS Monaco musim lalu, Chelsea kepincut dan rela merogoh kocek senilai 40 juta poundsterling untuk memboyong Bakayoko ke Stamford Bridge.

Namun di London performa Bakayoko sendiri mendulang banyak kritikan. Ia dinilai tidak mampu beradaptasi di lini tengah Chelsea sehingga timnya terpuruk musim ini.

Final piala FA bakal menjadi ajang bagi dirinya guna membuktikan kalau Chelsea layak mempertahankannya.

5. Antonio Rüdiger

Rüdiger lahir di Berlin pada tanggal 3 Maret 1993. Ayahnya adalah pria Jerman, sedangkan ibunya berasal dari Sierra Leone dan datang ke Jerman pada tahun 1991 untuk melarikan diri akibat terjadinya perang saudara di negerinya.

Banyak pemain khususnya bek kesulitan beradaptasi dengan Liga Inggris karena karakter tim di liga utama yang brutal dan mengintimidasi. Tapi dengan tinggi 188 cm, Rüdiger memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk bersaing di liga utama.

Lantas, siapa yang bakal merebut Piala FA tahun ini? Chelsea atau Manchester United? (Sbg/Rig)

Comments