Sabigaju.com – Meski Disney punya berbagai terobosan kreatif dalam penggarapan film maupun pengelolaan taman hiburan, Namun mereka punya kebiasaan mencekal band- band yang dianggap  tidak wajar atau tidak sejalan dengan pemikiran mereka.

Ada sejumlah band beraliran punk rock hingga metal yang dilarang ngegigs alias ikutan manggung  di area venue yang berada di bawah  jaringan raksasa  jagat hiburan itu utamanya  seperti House of Blues Lake Buena Vista, Florida maupun Anaheim, California.

Mereka bahkan dilarang sama sekali alias di banned untuk ikutan dalam penggarapan soundtrack di film film besutan Disney.

Berikut deretan band beraliran punk, hardcore  hingga metal yang di larang tampil di venue milik Disney

BACA JUGA: Cadas Musiknya Cerdas Otaknya, Nih Bukti Anak Punk Pintar 

1. Screeching Weasel

Pengusung pop punk asal California ini di larang tampil di venue milik Disney, House of Blues yang berlokasi di Anaheim and Orlando lantaran konten milik mereka nggak sesuai dengan kebijakan Disney.

(Foto: instagram.om/callmepoop)

Kenyataan itu sampai bikin sang pentolan Ben Weasel meradang. Dirinya bahkan sampai mempertanyakan mengapa band yang dinilai lebih keras dari screeching weasel seperti Bad Religion ataupun Necromatix bisa tampil di sana.

Ada dugaan yang muncul dikalangan penggemar mereka kalau logo tikus milik band pop-punk ini dianggap  melecehkan ikon Mickey Mouse milik Disney.

2. Gallows

Larangan ngegigs di berlakukan Disney terhadap Grup punk asal inggris Gallows. Disney menganggap lirik lirik dalam lagu mereka puny potensi besar menciptakan kericuhan penonton di panggung milik mereka.

Gallows
(Foto: instagram.om/ del_photos)

Pelarangan itu sampai bikin Gitaris Gallows Laurent Barnard sewot dan mengeluarkan pernyataan sarkas.

“Saya pikir Mickey Mouse cemburu karena Minnie Mouse memiliki poster Gallows di dindingnya. Hal semacam itu sering terjadi. Saya sarankan Mickey menunjukkan perhatian lebih pada Minnie, Anda tahu, bawa dia keluar dan buat dia merasa istimewa. Tikus kartun membutuhkan cinta juga,” tulis Laurent.

3. The Dilinger Escape Plan

Unit mathcoreThe Dillinger Escape Plan Asal Morris Plains, New Jersey juga termasuk band yang dilarang ngegigs di properti Disney.

Hal ini sebenarnya cukup aneh. Sebab sebelumnya band ini pernah tampil di venue milik Disney itu beberapa kali sebelum akhirnya mereka benar-benar dilarang.

The Dillinger Escape plan juga kena vonis tidak boleh tampil di venue Disney
(Foto: instagram.om/steveoshoots)

Ada anggapan kalau Vokalis band itu Greg Puciato memiliki kebiasaan nyanyi yang brutalhingga mulutnya berdarah di atas panggung, yang mungkin terlalu sadis bagi audiens Disney.

Vokalis The Diilinger Escape Plan
(Foto: instagram.om/dillingerescapeplan)

Mereka sih terbilang santai bahkan menyebut larangan ittu terjadi karena mungkin ada beberapa oknum yang kesal terhadap mereka.

Keputusan Disney sendiri tidak berubah sampai pengusung Mathcore ini resemi membubarkan diri pada 2017 lalusetelah tour album keenam mereka. Album keenam mereka yang berjudul ‘Disassociation’.

BACA JUGA: Style Hardcore Merasuk Dunia Fesyen Moderen

4. Letlive dan Every Time I Die

Instruksi larangan manggung di venue milik Disney yang datang secara tiba-tiba pernah dialami Letlive, pengusung post-hardcore asal Los Angeles, California. Hal itu terjadi saat mereka dicabut dari line-up konser oleh Disney dalam tur dengan Taking Back Sunday pada 2015 lalu.

Letlive
(Foto: instagram.om/steveoshoots)

Saking keselnya mereka menuliskan penrnyataan sarkas terhadap Disney.

“Rumor mengatakan bahwa Goofy, Pluto, dan sebagian besar (karakter di) Toontown telah memprotes keputusan tersebut, tetapi pemimpin ‘Tikus’ mereka menggunakan hak veto dan pada akhirnya membatalkan proposisi tersebut,” sindir band post-hardcore.

Every Time I Die di larang tampil di venue Disney
(Foto: instagram.om/laurahphoto)

Hal yang sama juga dialami oleh unit post-hardcore asal Buffalo, New York, AS, Every Time I Die yang pada tahun 2017 di jatuhi sanksi nggak boleh lagi ngegigs di vennue milik Disney tanpa alasan yang jelas.

5. Ice Nine Kills

Meski menerima hujan kritik atas larangan kebebasan berekspresi, raksasa jagat entertainment tersebut tetap meneruskan kebijakan larangan tampil bagi band yang  tidak sesuai dengan kebijakan mereka,

Terakhir pada 2019 lalu mereka mevonis band Ice Nine kills untuk tidak boleh tampil di berbagai venue Disney.

Ice Nine Kills dilarang tampil di berbagai venue Disney
(Foto: instagram.om/tinak_photography)

Dalam pernyataannya ICe Nine Kills menjelaskan alasan Disney itu dirilis lantaran citra mereka yang berbau kekerasan.

Merchandise
(Foto: instagram.om/ ice9kills)

Mereka kemudian memberikan sentuhan manis seputarkeputusan itu dengan merilis merchandise yang menampilkan berbagai ikon Disney dalam nuansa dark.

Seperti t shirt mickey mouse dalam balutan kostum Freddy Krueger nan kejam bin sadis di Film A Nightmare on Elm Street.

BACA JUGA: Makin Banyak yang Depresi, Yuk Dengerin Musik Metal Buat Mengatasinya 

6. Sederet Band Metalhead

Larangan manggung di venue milik jejaring raksasa entertainment itu juga berlaku bagi sederet band metal mulai dari Cannibal Corpse, Exodus, Exmortus, Skeletonwitch hinngga Thy Art Is Murder.

Band cannibal Corpse di larang tampil di venue Disney
(Foto: instagram.om/ttttttttthomas)

Tak hanya itu barisan bertambah panjang tatkala Warbringer, The Faceless, Machine Head hingga pengusung Rap Metal Hyro the Hero juga dilarang tampil di venue milik Disney tanpa alasan yang jelas dan membuat band band tersebut bertanya tanya hingga kini. (Sbg/Rig)

Comments