Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola beberapa aktu lalu diperiksa KPK terkait kasus suap yang diduga melibatkan dirinya saat pengesahan anggaran APBD Pemprov Jambi 2018. (Foto: Instagram zumizola_corner)
Gubernur Provinsi Jambi, Zumi Zola beberapa aktu lalu diperiksa KPK terkait kasus suap yang diduga melibatkan dirinya saat pengesahan anggaran APBD Pemprov Jambi 2018. (Foto: Instagram zumizola_corner)

Sabigaju – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rupanya telah melayangkan surat pencegahan untuk Gubernur Jambi Zumi Zola kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dalam surat ditujukan kepada pihak Imigrasi, ternyata status Zumi Zola sudah sebagai tersangka.

Alasan pencegahan adalah karena keberadaan beliau diperlukan terkait penyidikan kasus korupsi menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi. Pencegahan tersebut untuk kebutuhan penyidikan kasus suap pengesahan anggaran APBD Pemprov Jambi 2018.

Masa pencegahan Zumi Zola akan berlaku hingga enam bulan ke depan.

KPK Masih Bungkam

Namun demikian hingga hari ini KPK masih belum mengumumkan status Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai tersangka atas dugaan turut serta terlibat dalam kasus dugaan suap pembahasan RAPBD Provinsi Jambi untuk tahun 2018.

Diduga, ada suap dari pihak Pemerintah Provinsi Jambi kepada pihak DPRD agar pembahasan RAPBD bisa berjalan lancar. Berdasarkan pengembangan penyidikan, diduga ada pihak lain yang terlibat kasus tersebut. Hal tersebut yang kemudian mendasari dilakukannya penyelidikan.

Dari penyelidikan yang dilakukan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan Zumi sebagai tersangka. Zumi diduga turut serta memberikan suap kepada pihak DPRD.

Zumi Zola kini dilarang untuk berpegian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan, (Foto: Instagram zumizola_corner)
Zumi Zola kini dilarang untuk berpegian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan. (Foto: Instagram zumizola_corner)

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan adanya kegiatan penyidikan yang dilakukan di Jambi. Bahkan ia sempat menyebut ada perkembangan baru terkait perkembangan penyidikan kasus yang bermula dari Operasi Tangkap Tangan itu.

“Tunggu saja ya. Pokoknya ada perkembangan yang signifikan,” kata Saut kepada awak media.

Gubernur Jambi Zumi Zola sebelumnya sudah membantah terlibat dalam kasus tersebut. Ia mengaku tak pernah menginstruksikan bawahannya untuk menyuap anggota DPRD Jambi demi memuluskan pembahasan terkait RAPBD Jambi Tahun Anggaran 2018.

”Saya menanggapinya bahwa saya sebagai atasan kan memberikan perintah. Perintahnya adalah menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tidak menyalahi aturan tadi juga saya sampaikan seperti itu,” ujar Zumi Zola usai diperiksa penyidik di gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/1) lalu.

Perjalanan Karir Zumi Zola

Zumi Zola merupakan alumni SMAI Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta dan melanjutkan pendidikan S-1 di Institut Pertanian Bogor dan S-2 di London Metropolitan University.

Zumi Zola dikenal sebagai seorang aktor. Wajah rupawannya kerap menjadi pemeran utama dalam film maupun sinetron sejak awal 2000-an. Sejumlah film yang pernah dibintanginya yakni, Disini Ada Setan (2004), Kawin Lari (2009), dan Merah Putih (2009).

Sementara judul sinetron yang diperankannya ada Tersanjung 6, Kehormatan 2, Si Cecep, Culunnya Pacarku, 3 In 1, Ikhlas, Ku Telah Jatuh Cinta, Bawang Merah Bawang Putih, dan lainnya.

Dalam urusan asmara, Zumi Zola sempat bertunangan dengan aktris Ayu Dewi. Namun akhirnya pada 16 Maret 2012 dia menikah dengan Sherrin Tharia seorang pemain biola. Dari pernikahan itu dia telah dikaruniai tiga orang anak, Zameer Zahid Abyadh Zola dan Zhafran Ziyadh At-Thahirah Zola dan Zhafran Ziyadh At-thahirah Zola

Zumi Zola saat saat dilantik menjadi Gubernur Provinsi Jambi di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo . (Foto: Instagram zumizola_corner)
Zumi Zola saat saat dilantik menjadi Gubernur Provinsi Jambi di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo . (Foto: Instagram zumizola_corner)

Zumi Zola akhirnya memutuskan masuk ranah politik. Dia mewarisi darah politik ayahnya, Zulkifli Nurdin yang merupakan Gubernur Jambi dua periode, 1999-2004 dan 2005-2010.

Pada 2011 hingga 2016 dia sukses menjadi bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Langkah politik Zumi pun  makin cemerlang. Pada Pilkada 2015, pria yang kini berusia 37 tahun itu terpilih menjadi Gubernur Provinsi Jambi untuk periode 2016-2021. (Sbg/Rig)

Comments