Patah Hati
(Foto: Instagram didikempot_official)

Sabigaju.com – Mungkin kamu tak setuju kalau , tak ada lagu yang paling hebat menggambarkan rasa patah hati yang dirasakan seseorang selain lantunan tembang milik Didi Kempot.

Musisi asal Solo ini bukan hanya memiliki kekuatan dari segi lirik yang sederhana namun mengena, tapi juga mampu menusuk hingga relung perasaan para pendengar lagu-lagunya yang diiringi tabuhan gendang.

Lantaran itulah tak sedikit netizen menjuluki penyanyi kelahiran Surakarta itu dengan berbagai nama. Mulai dari Bapak Patah Hati Indonesia, Bapak Loro Ati Nasional, Lord Didi, hingga Godfather of Broken Heart.

BACA JUGA: Cara Keren Menghadapi Penolakan Cinta dari Seorang Wanita 

Bernyanyi Hingga Ke Seluruh Benua di Planet Bumi

Sosok Didi Kempot layak disebut legenda. Ia memiliki kemampuan bermusik luar biasa bak tak kenal ‘mati kreativitas’.

Didi terus bereksperimen meski usianya sudah memasuki usia 52 tahun. Total sudah  selama 30 tahun lebih Didi menjalani karier bermusik.

Patah Hati
(Foto: Instagram didikempot_official)

Dia sudah menghasilkan puluhan album, setidaknya yang tercatat ada Stasiun Balapan (1999), Modal Dengkul, Tanjung Mas Ninggal Janji, Seketan Ewu, Plong (2000), Ketaman Asmoro (2001), Poko’e Melu (2002), Cucak Rowo (2003), Jambu Alas bersama Nunung Alvi (2004) dan Ono Opo (2005).

Meski dia tergolong musisi yang jarang disorot media mainstream tanah air, namun tak pernah sepi dari tawaran manggung. Lewat berbagai tembang jawa yang dinyanyikannya Didi bisa dibilang telah bernyanyi hingga ke seluruh benua di bumi ini.

BACA JUGA: Plis Deh, Enggak Usah Bersedih Kalau Kamu Putus Cinta

Jadi Idola Generasi Kekinian

Jika dahulu para penggemar karya didi kempot bisa dibilang orang dewasa hingga orangtua. Hal itu sepertinya berubah.

Lihatlah barisan anak SMA hingga mahasiswa yang menggilai karya Didi kempot dalam setiap penampilannya.

Patah Hati
(Foto: Instagram didikempot_official)

Para anak SMA dan Mahasiswa seakan tidak memberikan kesempatan kepada Didi untuk bernyanyi seorang diri saat di panggung.

Teriakan dan nyanyian mereka membahana melebihi suara Didi yang sudah didukung sound system berkekuatan ribuan watt.

Yah, Kamu bakal mendengar paduan suara raksasa penonton patah hati saat Didi Kempot konser dimanapun saat ini.

BACA JUGA: Jatuh Cinta Bukan Cuma Perasaan, Itu Urusan Otak!

Patah Hati Dijogeti

Narasi yang diangkat Didi Kempot dalam karyanya dianggap punya korelasi kuat dengan realitas percintaan yang dihadapi anak-anak muda masa kini yang dekat dengan patah hati

Berbagai tema pata hati itu mulai dari mereka yang nelangsa habis diputus pacar, susah melupakan mantan .perasaan cinta yang digantung alias menunggu tanpa kepastian hingga mereka yang tak mudah merelakan dan pada akhirnya bisa mengikhlaskan.

Lirik berbagai lagu ditulis dengan pesan sederhana: patah hatii bukan sekadar derai air mata, tapi juga tentang bagaimana seseorang bertahan meski perasaan hancur berantakan.

Namun Didi dengan bijak mengajak kita semua yang patah hati untuk pantang bersedih. Dia menganjurkan saat kita  patah hati sebaiknya dijogeti.

Terimakasih Didi Sudah mengobati rasa patah hati kami. (Sbg/Rig)

Comments