Sabigaju.com – Di MotoGP Valencia Valentino Rossi Merasa Frustasi karena gagal meraih pole position, Rossi hanya meraih posisi ketujuh Pada sesi kualifikasi yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Sabtu (11/12/2017). Namun bagi Rossi, sepertinya hal ini bukanlah suatu masalah yang besar, mengingat kutipan yang pernah Rossi sampaikan yaitu “Riding a race bike is an art – a thing that you do because you feel something inside.”

Bagi Rossi mengendarai kuda besi ini adalah sebuah proses seni yang hanya dilakukan karena ia merasakan sesuatu didalamnya. Namun kali ini performa motor yang ditungganginya membuat Rossi sangat frustasi. Rossi dan motornya hanya mencatatkan waktu 1 menit 30,848 detik. Yang artinya ia tertinggal 0,951 detik dari rider Repsol Honda, Marc Marquez, yang akan mengawali balapan dari posisi terdepan.

Performa motor yang tidak sesuai dengan Rossi atau sabigaju faktor usia yang membuatnya tidak percaya diri. Rossi yang berusia 38 tahun harus melawan rival terberatnya Marc Márquez yang lahir pada 17 Februari 1993, yang berarti usianya baru 24 tahun. Apakah Wajar Di MotoGP Valencia Valentino Rossi Merasa Frustasi?

The Doctor

Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000, Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi.

Selain itu Rossi juga menyukai ide sebagai illmuwan gila dan melakukan eksperimen gila. Rossi menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia.

”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti doktor,”ucapnya.

Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para doktor.

The Doctor juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan.

“Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”

Julukan The Doctor sangat pantas untuk pembalap yang identik dengan nomor 46 itu. The Doctor memegang banyak rekor dan prestasi yang melampaui banyak seniornya.

Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc pada tahun 1997, sekali di kelas 250cc (1999), dan tujuh kali juara dunia di kelas puncak 500cc/MotoGP (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009).

Hewan Peliharaan

Pembalap kelahiran 16 Februari tahun 1979 ini sangat mencintai hewan peliharaannya. Tahun 2000 ia memiliki seekor anjing bulldog Inggris, bernama Guido. setelah Rossi sering berkeliling dunia Guido tidak bisa tinggal di London, dan akhirnya tinggal bersama ibu Rossi di Tavullia. Rossi hanya bisa melihat anjingnya saat mengunjungi Ibunya. Guido meninggal setelah GP Australia 2008.

Sebagai penghargaan, Rossi merancang stiker khusus bergambar Guido dengan sepasang sayap malaikat surgawi sedang mengambang di awan. Sejak kematian Guido, Rossi kini memiliki dua anjing baru yang diberi nama Cesare dan Cecilia.

Julukan The Doctor hanya berlaku buat Rossi di lintasan balap, Rossi hanya menemani Guido saat meninggal karena gagal jantung.

Rossi akan berusaha menang di MotoGp Valencia ini, seperti apa yang pernah ia katakan, “I am Valentino Rossi. If I stay in MotoGP it is to try to win. When that is not possible it is time to stay at home and work in the garden!”.

Good luck The Doctor! (Sbg/Fr)

 

Comments