VIVO Communication Technology Co merupakan brand asal Cina yang menjadi sponsor utama di World Cup 2018. (Foto: ceo-na.com)

Sabigaju.com – Pagelaran olahraga sepakbola paling bergensi di dunia tengah berlangsung. Rusia menjadi tuan rumah World Cup 2018 yang berlangsung sejak 14 Juni kemarin.

Tak hanya bagi pegiat sepakbola, ajang World Cup juga selalu jadi euforia tersendiri bagi para pebisnis. Sebab, World Cup merupakan event olahraga penghasil uang terbaik!

BACA JUGA: Wah Ini, 5 Destinasi Wisata di Eropa Khusus Pecinta Sepak Bola!

Di World Cup 2018, barisan sponsor diisi oleh brand-brand asal Cina. Headline South China Morning Post, bahkan telah menuliskan sebuah judul menarik dua hari yang lalu; “Piala Dunia 2018 telah memiliki pemenang, Perdagangan Cina”.

Wanda Group, salah satu perusahaan raksasa Cina yang menjadi salah satu sponsor terbesar di Piala Dunia 2018. (Foto: scmp.com)

Memang benar, setidaknya tercatat 6 brand asal Cina menjadi sponsor World Cup 2018, antara lain Vivo, Wanda, Hisense, Mengniu, hingga yang terakhir ikut bergabung adalah Luci dan Diking.

Situs The Drum melaporkan perhitungan dana yang digelontorkan perusahaan-perusahaan asal Cina yang menjadi sponsor World Cup 2018, yakni sebesar $835m.

Berdasarkan informasi dari perusahaan dunia terkemuka, Nielsen, dilansir dari Sputniknews.com, sebanyak 55% orang bersedia membeli produk dari para sponsor Piala Dunia, dan 60% dari mereka percaya pengaruh dari brand-brand tersebut.

Tak heran kalau para pengusaha ‘berebut’ slot iklan di World Cup ini. Vivo, sponsor utama World Cup 2018 bahkan telah membuat kontrak kerjasama dengan FIFA untuk enam tahun ke depan, yang artinya Vivo juga masih akan menjadi sponsor resmi FIFA World Cup tahun 2022 yang akan digelar di Qatar nanti.

Cina memang memiliki komitmen besar untuk mendukung Piala Dunia, meski negaranya tak mengirimkan tim untuk ikut berlaga. Namun, rupanya ini bukan perkara keuntungan dagang semata.

BACA JUGA: Ketegangan Internal di Timnas Argentina Jelang Hadapi Nigeria

Komitmen ini juga sebagai bentuk dukungan atas minat sepakbola yang tinggi di negaranya. Terkait hal tersebut, Presiden Xi Jinping mengutarakan targetnya agar Cina jadi negara adikuasa sepakbola pada 2050 mendatang.

Pemerintah Cina juga telah fokus mengembangkan sepakbola di negaranya dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 15 tahun ke depan diharapkan Cina sudah layak menjadi tuan rumah, atau bahkan menjadi juara Piala Dunia. (Sbg/Fit)

Comments