Idul Fitri
Momen Hari Raya Idul Fitri sesungguhnya memberi pesan universal untuk senantiasa mempererat tali persahabatan dan persaudaraan antarsesama. (Foto: REUTERS)

Sabigaju.com – Setelah sat bulan penuh menunaikan ibadah puasa Ramadhan, dan atas hidayah dan karunia-Nya, Umat Islam di Tanah Air pada 1 Syawal 1440 H bertepatan dengan Rabu 5 Juni 2019 Merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Tibalah saatnya kita menikmati kemeriahan dan sambut momen perdamaian untuk menyatukan bangsa yang sempat bercerai-berai akibat perbedaan pandangan politik terlebih soal Pilpres 209 lalu yang mengakibatkan banyak putusnya tali silaturahmi juga perselisihan.

Sekarang kita sama-sama membersihkan jiwa raga kita untuk kembali fitrah layaknya bayi yang baru lahir ke dunia.

BACA JUGA: Bukan Sekedar Tradisi, Memaafkan Orang Itu Menguntungkan Hidupmu

Semangat Persatuan

Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini harus menjadi refleksi semua untuk mengembalikan naluri kemanusiaan demi perdamaian antar sesama anak bangsa.

Persatuan perlu dirajut lagi mengingat masyarakat Indonesia terpecah menjadi dua kubu selama pelaksanaan Pemilu serentak 2019 y lalu.

Hari Raya  Idul Fitri tidak boleh kehilangan makna dan signifikansinya sebagai perwujudan dari hari kemenangan bagi umat Islam untuk menebarkan cinta kasih sebagai ajaran fundamental agama-agama.

Dengan demikian rasa damai yang ditanam dalam diri kita akan selalu tumbuh subur seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun. Dan selalu belajar menjadi pribadi yang mengharap kesucian lahir batin menjelang Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA: Bikin Rugi! Debat Politik di Medsos Itu Buang-buang Waktu

Merajut Kembali Silaturahmi

Momen Hari Raya Idul Fitri sesungguhnya memberi pesan universal untuk senantiasa mempererat tali persahabatan dan persaudaraan antarsesama. Meski berat tali ikatan silaturahmi harus kembali terajut.

Hal ini ditandai dengan keramahan yang membuka tangan bagi orang lain, bukan tindakan menebar kebencian dan sikap intoleran yang hanya akan menimbulkan perpecahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA: Jaga Kedamaian, Ricuh di Jakarta Jangan Terulang

Momen Hari Kemenangan ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk memperlihatkan sikap dan perilaku kasih sebagai inti ajaran agama.

Saatnya kembali bercanda dengan saudara kandung, teman lama, sahabat satu komunitas yang sebelumnya sempat berdebat dan memutus hubungan pertemanan di berbagai media sosial, hanya demi mendukung capres dan pilihan politik.

Menyambut Idul Fitri 1440 H ini mari kita mulai menata hati demi NKRI. Selamat Idul Fitri 1440 H. (Sbg/Rig)

Comments