Heat Stroke
(Sumber Foto: osha.gov)

Sabigaju.com – Hasil pengamatan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geologi ( BMKG) menunjukkan bahwa cuaca panas dengan suhu udara maksimum dapat mencapai 37 C dalam beberapa hari kedepan .

BMKG juga menyebut Dalam waktu sekitar satu minggu kedepan masih ada potensi suhu terik di sekitar wilayah Indonesia mengingat posisi semu matahari masih akan berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang bisa menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya.

BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan.

Nah, buat kamu yang kerap beraktivitas di bawah sengatan matahari dalam waktu yang lama, berisiko terkena heat stroke yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

BACA JUGA: Waspada! Cuaca dan Suhu Udara Panas Punya Dampak Bagi Kesehatan

Gejala yang Harus Diketahui

Heat stroke terjadi pada saat tubuhmu tidak mampu lagi untuk mendinginkan diri, akibat berada di dalam paparan suhu yang panas dalam jangka waktu lama.

Seseorang yang mengalami heat stroke kerap mengalami beberapa gejala, di antaranya:

– Suhu tubuh 40 derajat Celcius atau lebih.

– Pingsan, atau penurunan kesadaran.

– Sakit kepala berdenyut.

– Pusing.

– Mengalami kelemahan otot atau kram.

BACA JUGA: Susah Tidur Lantaran Kepanasan di Malam Hari? Ini Jawabannya! 

– Mual dan muntah.

– Detak jantung menjadi cepat.

– Kejang.

– Kulit menjadi merah dan kering.

– Perilaku, seperti kebingungan, bicara cadel, dan mudah marah.

– Tidak berkeringat padahal suhu tubuh tinggi.

BACA JUGA: Cuaca Panas, Nih Jenis Bahan Pakaian Anti Gerah

Mencegah Heat Stroke

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah heat stroke adalah dengan menghindari dehidrasi. Cara termudah mengetahui Anda dehidrasi atau tidak adalah dengan memantau warna urinemu.

Jika urine berwarna gelap maka itu adalah tanda Anda mengalami dehidrasi. Pastikan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhmu.

Usahakan untuk menghindari kegiatan fisik yang terlalu berat dan menguras tenaga dalam cuaca yang panas atau lembab.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya heat stroke sebaiknya kamu mengenakan pakaian yang ringan, karena mengenakan pakaian yang berlebihan atau terlalu tebal bisa membuat kamu kesulitan mendinginkan suhu tubuh. (Sbg/Rig)

Comments