Melakukan Masturbasi
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Salah satu aktivitas seksual yang dilakukan seseorang dengan cara menstimulus diri sendiri, baik dengan alat bantu maupun tidak adalah dengan melakukan masturbasi.

Hal ini tak hanya dilakukan oleh laki-laki saja namun kaum, perempuan juga kerap melakukannya.

Ada banyak alasan seseorang melakukan masturbasi dengan tujuan yang berbeda-beda. Namun umumnya orang melakukan masturbasi lantaran Mulai dari tidak kuasa menahan nafsu ataupun sebagai langkah mencegah berhubungan badan sembarangan.

Nah, di Indonesia, melakukan asturbasi masih dianggap sebagai aktivitas yang tabu di masyarakat. Mereka yang kepergok melakukannya bisa dianggap hina dan tidak bermoral.

BACA JUGA: Lima Manfaat Kesehatan yang bisa Kamu dapat dari Masturbasi

Penelitian Orang yang Melakukan Masturbasi dan Pendapatan

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Univia, produsen perawatan kulit, menunjukkan bahwa seseorang yang melakukan masturbasi  bis dibilang kurang pantas menyandang predikat hina ataupun tidak bermoral.

Sebab dari 1.012 orang Amerika yang disurvei, 66,7 persen berpikir bahwa masturbasi adalah bentuk perawatan diri. Ini sebenarnya adalah bentuk perawatan diri kedua yang paling efektif menurut mereka

Selain itu, 59 persen dari banyak pelaku yang sering masturbasi memiliki citra tubuh yang positif sedangkan hanya 51,6 persen dari pelaku masturbasi yang jarang memiliki citra tubuh yang positif.

Tak hanya itu para peneliti juga turut menganalisa pendapatan tahunan antara dua kelompok tersebut.

Hasilnya,  cukup mengejutkan, peneliti menemukan bahwa ada perbedaan pendapatan USD3.070 atau hampir sekitar sekitar Rp. 43 juta  pendapatan tahunan mereka.

Itu berarti, pelaku masturbasi yang sering menghasilkan USD255 lebih  atau hampir sekitar RP 3.5 juta dari pelaku masturbasi yang jarang setiap bulan.

BACA JUGA: Orientasi Autoseksual, Ketika Kamu Terangsang Pada Diri Sendiri

Soal Posisi di Kantor

Ketika berhubungan dengan masturbasi dan bekerja bersama, 85,3 persen dari mereka yang sering bermasturbasi lebih banyak dipekerjakan sementara hanya 75 persen dari mereka yang jarang masturbasi dipekerjakan.

Dalam perbandingan yang bahkan lebih mengejutkan, 35,9 persen dari mereka yang sering masturbasi sering berada dalam posisi manajemen, sementara hanya 25 persen dari yang jarang masturbasi memiliki jabatan manajer.

Mereka menyimpulkan bahwa alasan yang mungkin menjelaskan hal ini adalah bahwa masturbasi mengarah pada peningkatan kepercayaan diri.

BACA JUGA: Mimpi Basah Bukan Berarti Gejala Seksomnia? 

Dan kamu akan dapat membawa diri menjadi lebih baik dan juga menghadapi tantangan pekerjaan sehari-hari dengan lebih baik.

Selain itu, melakukan masturbasi bukanlah hal yang buruk sama sekali karena terbukti mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan konsentrasi, dan lain-lain.

Sepertinya, stigma tentang masturbasi di Asia harus diubah. Ini adalah cara bagi kamu untuk membentuk hubungan antara fisik dan mental.

Jadi, jangan takut untuk melakukan masturbasi  sebagai langkah mencintai diri sendiri dan tidak menyakiti orang lain. (Sbg/Rig)

Comments