Cowok Jomblo lebih sulit tidur ketimbang yang punya pasangan
(Foto: Freepik,com)

Sabigaju.com – Berbagai kondisi di masa pandemi  yang  stres belakangan membuat membuat banyak cowok jomblo orang makin ingin punya pasangan.

Saayangnya, berbabagai Keterbatasan, seperti anjuran social dan physical distancing membuat begitu banyak cowok jomblo merasa kesulitan untuk memulai hubungan baru di tengah masa new normal saat ini.

Lantaran itulah banyak cowok  Jomblo yang kerap sulit tidur. Kenpa bisa begitu sih? Berikut ulsannnya.

BACA JUGA: Pandemi Bikin Banyak Orang Susah Tidur Hingga Sering Ngorok

Mengapa Para Jomblo Sulit Tidur

Meski ada istilah yang bilang jomblo iu bahagia, Jomblo alias status single biasa dikaitkan dengan rasa kesepian dan sendirian.

Menurut studi yang dilakukan oleh dr Timothy Matthews dan rekan-rekannya, rasa kesepian kini diakui sebagai masalah kesehatan publik, khususnya di Inggris.

Studi yang diterbitkan dalam Journals Psychological Medicine ini memberikan gambaran terperinci dan menunjukkan bagaimana kesepian berjalan seiring dengan berbagai masalah kesehatan dan kesejahteraan.

“Sering diasumsikan bahwa kesepian hanya dialami di usia tua, namun juga cukup umum dialami anak muda. Tak seperti faktor-faktor risiko lainnya, kesepian tidak mendiskriminasi; ia dialami oleh berbagai macam orang, pria dan wanita, kaya dan miskin,” papar dr Matthews dari Institute of Psychiatry, Psychology & Neuroscience (IoPPN).

Para peserta studi ini diberi pertanyaan seperti ‘seberapa sering kamu merasa tidak ditemani?’ dan ‘seberapa sering kamu merasa disisihkan?’ dan diwawancarai soal kesehatan mental dan fisik, gaya hidup, pendidikan dan pekerjaan.

BACA JUGA: Hujan Bikin Banyak Orang Jadi Mengantuk dan Tidur Lelap 

Cowook yang memiliki Pasangan cenderung lebih mudah tidur ketimbang cowok jomblo
(Foto: Freepik.com)

Peneliti juga mengukur kualitas tidur mereka selama sebulan terakhir, termasuk seberapa lama untuk bisa tidur, durasi dan gangguannya, termasuk disfungsi di siang hari seperti ngantuk berlebihan.

Secara keseluruhan 25-30 persen peserta melaporkan kadang merasa kesepian. Kaitan antara kesepian dan kualitas tidur diduga akibat masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, yang secara umum terkait dengan masalah tidur dan merasa kesepian.

Para cowok jomblo yang kesepian, berisiko dua kali mengalami masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi, serta menyakiti diri sendiri atau mencoba bunuh diri

Mereka yang kesepian sering kali keluar dari sekolah dan pekerjaannya dan tidak terlalu percaya diri akan prospek karir mereka.

“Kualitas tidur yang berkurang adalah salah satu dari banyak cara di mana kesepian bisa ‘menyusup’, dan temuan kami menggarisbawahi pentingnya pendekatan terapi awal untuk menargetkan pikiran dan persepsi negatif yang dapat membuat kesepian menjadi lingkaran setan,” kata salah satu peneliti, Prof Louise Arseneault.

Dr Matthews menyebutkan bahwa sulit tidur dikaitkan dengan perasaan tidak aman dan terisolasi dari orang lain. Duh kasian banget yah kalau jadi cowok jomblo  yang kesepian

BACA JUGA: Kebiasaan Membaca Buku Bikin Tidur Jadi Nyenyak

Punya Pasangan Bikin Gampang Tidur

Berbeda dengan para cowok jomblo yang cenderung sulit tidur, para cowok yang  memiliki pasangan ternyatidak susah tidur nyenyak.

Menurut penelitian di Jerman, pasangan yang bahagia cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Mereka juga bisa tidur nyenyak sepanjang malam dengan gangguan fase tidur REM (rapid eye movement) lebih sedikit.

Fase tidur REM adalah terjadi pada 70-90 menit pertama setelah kita tertidur, dan terulang lagi setiap 90 menit pada tiap tahapan. Fase tidur ini sangat penting agar tubuh berfungsi optimal.

Syaratnya Harus Akur

Dalam penelitian yang dilakukan Dr.Henning Drews dari Jerman diketahui, pasangan yang punya hubungan yang akur cenderung memiliki fase tidur REM lebih banyak dibanding dengan saat mereka tidur terpisah.

Tidak hanya itu, Drews dan timnya menemukan bahwa pola tidur masing-masing juga menjadi sinkron. Dengan kata lain, salah satu akan mengikuti pola tidur pasangannya. Drews menjelaskan, ada dua alasan mengapa tidur bersama pasangan lebih nyenyak.

Pertama, kehadiran pasangan akan membantu menstabilkan suhu tubuh yang dibutuhkan agar mata cepat terpejam.

“Alasan lainnya adalah kenyamanan psikologi. Merasa rileks dan lingkungan dirasa aman dapat memicu tidur nyenyak dan ini kita dapatkan saat tidur di samping pasangan,” katanya.

Namun Drew menggaris bawahi, pasangan yang hubungannya kurang baik alias tidak akur dengan pasangannya, tidak akan mendapatkan manfaat serupa.

Lantas bagaimana agar para jomblo ingin mendapatkan kualitas tidur yang baik?

“Ciptakan kebiasaan tidur yang baik setiap malam dengan membuat lingkungan yang mendukung di kamar. Ini berarti tidak ada aktivitas yang membuat kita merasa stress sebelum tidur, ruangannya tenang, dan lampu tidak terlalu terang,” tutupnya.

So buat para cowok  jomblo, semoga informasi ini bikin kamu jadi lebih semangat  untuk mencari pasangan. (Sbg/Rig)

Comments