Sabigaju.com – Bulan November ini, kita Bangsa Indonesia memperingati hari Inovasi Indonesia yang jatuh pada tanggal 1 lalu. Hari yang digagas oleh Handi Irawan D, seorang chairmen dari Tera Foundation, mengingatkan kita selaku individu tentang pentingnya Inovasi dalam kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Berbagai kecanggihan teknologi yang ada di depan mata kita seyogyanya tak membuat kita berhenti untuk terus berinovasi dalam kehidupan kita.

Saat ini, kita diharuskan untuk terus belajar. Apapun posisi kita, kita perlu tetap memelihara rasa ingin tahu dan keinginan untuk mencoba hal-hal baru, serta terbuka terhadap masukan informasi baru agar dapat melahirkan inovasi.

Berinovasi atau Mati

Ilustrasi .(Pixabay)

Budaya inovatif kini perlu menjadi mindset para pimpinan dan pelaku bisnis. Saat ini, inovasi wajib hukumnya. Perusahaan yang tidak inovatif ibarat menanti giliran untuk gulung tikar.

Salah satu tantangannya adalah menumbuhkan pola pikir inovatif di kalangan karyawan. Dengan demikian, budaya inovatif dapat tumbuh di perusahaan.

Untuk itu maka para leader perlu mendorong setiap individu untuk memproduksi gagasan dan ide yang inovatif dan memberikan arahan bagaimana ide tersebut dapat diimplementasikan. Ini sebuah pekerjaan yang membutuhkan komitmen yang tinggi.

Inovasi dapat memberi solusi dari masalah, serta mewujudkan perubahan dan pembaruan yang menjadikan perusahaan lebih berkembang dan lebih baik.

Dunia Melirik Indonesia

Sudah banyak inovasi yang lahir dari anak bangsa. Hal itu rupanya membuat banyak perusahan dunia mulai melirik Indonesia. Terlebih Perkembangan industri nasional untuk sektor teknologi informasi sudah menunjukkan kinerja yang positif.

Sebutlah saat ini di negeri kita telah berdiri sebanyak 17 manufaktur dalam negeri yang mampu merakit produk telepon seluler, komputer genggam (handheld), dan komputer tablet.

Hal itu sepertinya yang mendorong perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Apple, untuk membangun pusat inovasi di Indonesia.

Dibangunnya pusat inovasi Apple nantinya bertujuan untuk terus menciptakan teknologi digital terbaru, termasuk dalam pengembangan aplikasi yang dapat digunakan pada gadget yang mereka produksi.

Nilai investasi yang ditanamkan Apple untuk membangun tiga pusat riset (innovation center) di Indonesia hampir 600 Milliar (44 juta USD). Apple sendiri kini tengah mempertimbangkan empat kota di tanah air untuk membangun tiga pusat riset inovasi. Adapun keempat kota tersebut yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Malang.

Ayo Terus Berinovasi

Inovasi sejati haruslah memiliki dampak positif bagi kehidupan sosial dan lingkungan sekitar. Inovasi tak melulu lahir dari produk-produk dengan orisinalitas yang tinggi, melainkan dapat juga tercipta dari produk yang memiliki nilai tambah berdasarkan produk-produk yang telah ada sebelumnya.

Nah untuk itu ada banyak cara menciptakan produk berinovasi untuk dapat diaplikasikan dalam industri.

Ilustrasi. (Pixabay)

Pertama, selalu diskusikan segera segala macam ide di pikiran kamu, apakah itu konsep desain, tulisan, atau bisnis dengan orang-orang yang memiliki kemampuan terkait.

Ide bisa kita dapatkan dari melihat masalah yang ada, pengetahuan bisa didapat dari belajar di sekolah, di kampus, di perpustakaan misalnya, hingga melalui diskusi.

Selanjutnya, ujilah ide tersebut. Ketahuilah apa keuntungannya dan kerugiannya dan mulailah menetapkan apa kah akan segera atau tidak di wujudkan sekarang atau direncanakan untuk ke depan. Setelah terjawab, barulah ide tersebut kamu presentasikan.

Terakhir dan jangan diabaikan adalah memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektul (HAKI) menjadi sangat penting, karena supaya inovasi bisa dijual di industri, terlebih dahulu harus diakui keasliannya.

Sistem HAKI akan melindungi inovasi-inovasi yang dihasilkan para inovator. Menjadi penting jika suatu saat nanti inovasi Anda digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Ayo, jangan buang waktumu! Segera lahirkan inovasi yang akan menciptakan perubahan lebih baik kepada lingkunganmu sekarang! (Sbg/Rig)

 

Comments