Sabigaju.com – Sebagai momen yang hanya ingin dialami sekali seumur hidup, pernikahan seringkali harus melewati proses persiapan panjang. Perencanaan yang matang kerap kali menjadi salah satu kunci untuk pesta yang sukses dan minim kesalahan. Sayangnya, proses merencanakan pernikahan itu seringkali adalah pengalaman yang juga sekali seumur hidup bagi calon pengantin. Meskipun pernah menjadi panitia di pernikahan kerabat, tapi pastinya banyak hal yang berbeda ketika pasangan tersebut mempersiapkan pernikahan untuk diri mereka sendiri. Makanya, jangan sampai pengalaman sekali seumur hidup ini membuat momen pernikahan tidak sesuai dengan impianmu. Walau tidak harus sempurna, namun sebaiknya hindari beberapa kesalahan paling umum dalam merencanakan pernikahan berikut ini.

Melakukan Persiapan Sebelum Menentukan Anggaran

Anggaran adalah masalah paling krusial dalam momen pernikahan. Dengan adat apapun, pernikahan tetap saja menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Kecuali, kamu benar-benar siap untuk melaksanakan ijab qabul di KUA atau pemberkatan di gereja tanpa mengadakan perayaan setelahnya. Sayangnya, hal tersebut agak susah di wujudkan.

Karena anggaran memegang peranan penting, maka langkah utama dalam merencanakan pernikahan adalah menentukan anggaran. Jangan sampai kamu sudah jatuh cinta dengan gaun dari desainer A, ingin booking vendor dekorasi B, dan ingin menggunakan venue C, tetapi saat dihitung harga yang mereka tawarkan melebihi kemampuan kalian. Daripada kecewa karena harus downgrade pilihan ke budget yang lebih pas, lebih baik tentukan budget terlebih dulu dan baru memulai step-step selanjutnya untuk merencanakan pernikahan.

Membeli Gaun Sebelum Memastikan Venue

Diakui atau tidak, salah satu momen yang paling menarik bagi calon pengantin perempuan adalah memilih gaun yang akan mereka kenakan saat pernikahan. Impian akan gaun idaman di kepala seringkali membuat calon pengantin memutuskan untuk membeli gaun yang mereka inginkan sebelum memastikan venue pernikahan. Tampak tidak ada yang salah, tetapi hal tersebut justru masuk dalam salah satu daftar kesalahan paling umum dalam merencanakan pernikahan.

Tidak ada yang salah dari keinginanmu untuk memesan baju akad dari desainer Verakebaya atau gaun dari Biyan, yang salah itu jika kamu menentukan model baju dan memesannya jauh sebelum venue dan konsep disepakati. Kalau ternyata color pallete pernikahanmu berubah, bisa-bisa baju yang sudah dipesan atau dibeli tidak sesuai lagi.

Merencanakan Pernikahan
(Foto: Unsplash)

BACA JUGA: Ingin Berbagi Kebahagiaan, Pangeran Harry dan Meghan Markle Minta Kado Pernikahannya Didonasikan

Tidak Melakukan Makeup Trial

Setuju ‘kan kalau tampil cantik pada momen pernikahan itu impian banyak calon pengantin wanita? Maka dari itu, tak heran bila banyak calon pengantin yang rela membayar MUA mahal hingga menyesuaikan hari pernikahan dengan slot kosong MUA. Namun yang lebih penting dari itu semua, lakukan makeup trial sebelum hari pernikahanmu tiba! Banyak pengantin yang merasa aman tak perlu menjalani makeup trial karena yakin dengan kemampuan MUA untuk membuat dirinya menjadi lebih cantik. Padahal, bisa jadi features di wajahmu memiliki karakter yang membuat MUA harus berusaha ekstra. Jadi, melakukan makeup trial sebelum dirias saat hari H itu penting! Bahkan dilansir dari Huffingtonpost, editor PureWow mengungkapkan kalau dirinya sedikit menyesal karena tidak melakukan makeup trial sebelum hari pernikahannya. Padahal alasannya untuk tidak melakukan makeup trial karena dia pernah dimakeup oleh MUA yang tidak lain adalah temannya sendiri. Akan tetapi, dia menegaskan kalau dirinya akan lebih senang jika melakukan makeup trial sebelumnya.

Tidak Menyampaikan Brief Detil Kepada Fotografer

Seringkali pengantin menaruh kepercayaan lebih pada fotografer yang mereka hire untuk hari pernikahan. Apalagi bila sang fotografer sudah memiliki track record yang bagus atau portofolionya bertebaran di sana-sini sehingga Anda melihat banyak hasil bidikan mereka yang bikin nyes hati. Kepercayaan tersebut membuat pengantin enggan memberi arahan atau brief yang detil kepada fotografer. Sayangnya, hal ini adalah kesalahan yang juga sering dilakukan oleh calon pengantin dalam merencanakan pernikahan. Yang perlu kamu ingat, banyak portofolio yang menarik hati bukan berarti bisa mengandalkan jasa fotografer tanpa memberikan brief yang detil. Susun brief-nya sedetil mungkin dan biarkan fotografer berimprovisasi dengan brief yang ada akan membantunya bekerja lebih maksimal untuk mengabadikan momen bahagiamu.

Membiarkan Diri Sendiri Terlalu Stres

Setelah teman atau kerabat mendengar rencana pernikahan kamu dan pasangan, biasanya wejangan yang pertama kali muncul adalah menyuruh lebih sabar serta tidak stres. Benar sekali kalau merencanakan pernikahan itu menguras pikiran sehingga rawan memicu stres. Namun, kamu juga sebaiknya menyadari bahwa stres itu bisa muncul karena idealisme atau egoisme dalam pikiranmu sendiri. Misalnya berdebat dengan orang tua soal jumlah  tamu atau berdebat soal venue. Daripada saling ngotot untuk memenuhi kehendak salah satu, akan lebih baik bila kamu fokus untuk menemukan titik temu yang menyenangkan dirimu dan juga orang tua. Tentu tidak mudah, tetapi menghadapinya dengan pikiran yang tenang, perasaan yang ikhlas bila harus mengalah, dan tidak memaksakan keinginanmu sendiri akan membuat stres-mu berkurang. Jadi, hindari kesalahan ini dalam merencanakan pernikahan dengan cara berpikir terbuka, berekspektasi rendah, dan mengedepankan kenyamanan semua pihak!

Merencanakan Pernikahan
(Foto: Unsplash)

Itulah lima kesalahan paling umum dalam menyiapkan pernikahan dan bagaimana cara mencegahnya. Untuk kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, tetap fokus dan jaga kesehatan!

Comments