Rasa sayang kepada Orangtua
(Sumber Gambar: sciencenordic.com)

Sabigaju.com – Para pemuda masa kini atau yang sering disebut sebagai millennial, memiliki karakter tersendiri dalam menjalani kehidupannya maupun mengungkapkan rasa sayang kepada orangtua mereka

Nah, cukup banyak yang menganggap bahwa cowok milenial adalah generasi yang erat dengan gaya hidup sesukanya, cenderung ingin sesuatu yang instan, dan Kurang tidak mengerti bagaimana mengungkapkan kasih sayang kepada orang tuanya.

Padahal tidak semua sisi dari cowok millennial seperti itu. Yang jelas millennial bukan generasi yang manja, mereka memiliki ego positif yang mampu membawa mereka menjadi pribadi yang mandiri.

Berikut beberapa cara unik Milenial dalam mengungkapkan rasa sayang kepada orangtua mereka.

BACA JUGA: 5 Tipe Mertua yang Bikin Kamu Sesak Napas, Tipe Mana Mertuamu? 

Lewat Lagu

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang  cowok milenial, berambut gondrong,  bernama Ridwan Mawang Sanja Irawan alias Mawang yang membawakan lagu berjudul Kasih Sayang Kepada Orangtua.

Nggak seperti lagu pada umumnya, lagu berdurasi 4 menit 11 detik tersebut justru tak memiliki lirik dan terdengar seperti mengerang serta cenderung sumbang.

Meskipun terdengar aneh untuk sebagian orang, namun lagu yang dinyanyikan Mawang memiliki makna dalam lho.

Rasa Sayang kepada Orangtua
(Foto: You Tube)

Menurut Mawang begitu sulit  mengungkapkan perasaan kepada orangtua melalui kata-kata. Mawang beranggapan bahwa sebuah pesan tak harus disampaikan dengan kata-kata.

Lagu ‘Kasih Sayang Kepada Orang Tua’ tidak bisa diungkapkan dengan kata2,” tulis Mawang dalam kolom deskripsi videonya.

Sebagian besar orang tertawa usai mendengarkan lagu ini karena dianggap lucu, lantaran berhasil membuat sebagian besar netizen tertawa lebar karena liriknya yang terlalu abstrak, dan sulit dipahami maknanya.

Uniknya video lagu tersebut yang diunggah di YouTube sudah ditonton hampir 6 juta kali di kanal video YouTube.

BACA JUGA: Hal yang Perlu Kamu Tahu soal Dad Shaming 

Membantu Keuangan Orangtua

Ketika menyangkut keuangan, milenial kerapkan mendapatkan tuduhan tertentu. Ada stereotip yang muncul bahwa generasi ini masih menggerogoti kekayaan orangtua mereka. Tapi itu tak berlaku untuk semua orang.

Dilansir Sabigaju dari situs berita ABC News, Darcy,(bukan nama sebenarnya)  mengungkapkan rasa sayang  kepada orangtua  lewat cara membantu kebutuhan mereka untuk memiliki rumah.

Rasa Sayang Kepada Orangtua
(Foto: YouTube)

Orang tua Darcy telah berhasil membeli rumah pada tahun 1980-an, tetapi belum menyisihkan tabungan dan masih ada sebagian besar cicilan rumah yang harus dilunasi.

Jadi Darcy dan kedua saudara kandungnya membuat rencana keuangan untuk membantu membayar cicilan rumah, termasuk transfer sekitar $ 800 (atau setara Rp 8 juta) dari Darcy ke rekening bank ibunya setiap bulan.

Darcy tak menganggap membantu ibunya secara finansial sebagai beban, hal itu telah berdampak besar pada pilihan hidupnya sendiri.

“Saya berada pada tahap di mana saya dan pasangan saya berencana membeli rumah kami sendiri, atau kami secara potensial berpikir untuk memulai keluarga kami sendiri dalam tiga hingga empat tahun ke depan,” katanya.

“Tapi kami belum bisa menghemat banyak uang karena saya membantu ibu saya.” Tutupnya.

BACA JUGA: Jadilah Orangtua yang Santai Agar Hidup Anak Bahagia 

Lewat Prestasi

Contoh lain dari  cowok mengungkapkan rasa sayang  kepada Orangtua bisa kamu lihat dari apa yang dilakukan  oleh Yohanes Sugihtononugroho dan Muhammad Risyad Ganis.

Kedua cowok milenial itu menunjukan rasa sayang kepada orangtuanya lewat prestasi dengan membangun platform aplikasi guna mengupayakan pemberdayaan petani  di Tanah Air menuju Agropreneur.

Rasa Sayang Kepada Orangtua
(Foto: Crowde)

Platform tersebut hadir untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani.

Hasil proyek petani tersebut nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dengan nilai permodalan berdasarkan skema bagi hasil.

Mereka berhasil masuk dalam deretan nama anak muda yang berpotensi menjadi pemimpin Asia di masa depan versi majalah Forbes. (Sbg/Rig)

 

Comments