Meminjam uang

Sabigaju.com – Ada salah satu kebiasaan dimana kalanya saat mengalami kesulitan finansial kita pun memilih untuk meminjam uang kepada anggota keluarga terdekat

Kadang, kamu ingin menolaknya tapi merasa tidak enak karena khawatir menyinggung atau menimbulkan konflik. ataupun menjadi pemicu gesekan kekeluargaan.,

Lantas, bagaimana jika kamu ingin menolak keluarga dan teman yang terus-terusan meminjam uang?  Berikut tipsnya:

BACA JUGA: Stop Menghabiskan Banyak Uang Hanya untuk Bikin Orang Terkesan!

1. Meminta Satu Kali atau Berulang-ulang?

Jika teman atau anggota keluargamu umumnya cukup baik dalam menghemat uang secara teratur tetapi mereka mengalami krisis yang tidak terduga  Kamu bisa membantu mereka karena mereka memiliki rekam jejak stabilitas keuangan yang terbukti.

Tapi bila kamu meminjamkan uang kepada seseorang lantaran terlilit hutang kartu kredit dan terjebak dalam pinjaman berbunga tinggi, bahkan tidak bisa hidup dari gaji ke gaji tanpa memperoleh lebih banyak utang di antara periode pembayaran.

Orang tersebut  mungkin tidak membayar pinjamanmu kembali karena mereka jelas-jelas tidak memiliki keterampilan mengatur keuangan untuk mengendalikan pengeluaran mereka sendiri.

Menolak permintaan bantuan keuangan seseorang secara otomatis sulit bagi kebanyakan orang, jadi periksalah pilihanmu sebelum menanggapi permintaan mereka.

Jika orang yang dicintai sedang berhadapan dengan keadaan darurat seumur hidup yang tidak dapat mereka antisipasi, kamu dapat memilih untuk ikut membantu.

2. Mengapa Mereka Membutuhkan Uang?

Mungkin mereka baru saja kehilangan pekerjaan dan tagihan medis menghabiskan tabungan mereka sementara tuan tanah mereka menaikkan harga sewa pada saat yang sama.

Banyak orang tidak memiliki cukup uang dalam tabungan untuk menghadapi banyak permasalahan keuangan meskipun mendorong mereka untuk memulai dana darurat adalah nasihat emas.

Dan, mereka mungkin benar-benar membutuhkan bantuan hanya untuk menjalani masa sulit ini dalam hidup mereka. Di sini kamu Harus bijak yah gaes dalam memberi pinjaman.

BACA JUGA: Perilaku Gengsi Nggak Karuan yang Bikin Susah Diri Sendiri 

3. Negosiasi Pelunasan

Jika seseorang benar-benar membutuhkan uang tanpa bantuan seperti kartu kredit, kredit macet dan tidak dapat memenuhi syarat untuk pinjaman, tanpa tabungan, maka salah satu opsi adalah membantu mereka keluar dengan ketentuan.

Kamu  dapat menawarkan untuk menandatangani pinjaman bersama untuk mereka. Tapi, ini mungkin terlalu berisiko jika orang itu tidak terlalu baik dalam membayar utang di masa lalu.

Sebagai gantinya, kamu bisa menawarkan mereka pinjaman tanpa bunga selama mereka setuju untuk membayar kembali jumlah penuh (atau setidaknya sebagian) dalam jangka waktu yang wajar. Dan buatlah kontrak tertulis dan mengikat

Ini adalah pilihan yang tidak nyaman bagi beberapa orang. Tetapi, jika satu-satunya alternatif mengatakan “tidak” maka mungkin ini adalah ide yang lebih baik untuk semua pihak yang terlibat.

BACA JUGA: Meski Bukan Sultan Kamu Bisa Membeli Kebahagiaan 

4. Belajar Mengatakan “Tidak”

Jika kamu tidak berada dalam situasi keuangan terbaik, menolak permintaan orang yang ingin meminjam uang adalah hal yang tepat. Ketimbang menanggung masalah di kemudian hari.

Tidak perlu berbohong kepada mereka. Cukup beritahu mereka: “Saya harus melunasi kartu kredit atau “Saya mencoba menabung untuk mobil, saya minta maaf” atau apa pun yang berkaitan dengan situasimu saat ini.

Mengatakan tidak kepada anggota keluarga bisa sangat sulit bagi sebagian orang. terlebih  kalau orang itu seperti orang tua yang membantumu sejak lama.

Namun, kamu tidak boleh menempatkan faktor keuangan dalam risiko. Apalagi  berdasarkan rasa bersalah yang kamu miliki karena tidak dapat membantu mereka secara finansial.

Nah semoga informasi ini bisa membantumu bersikap tegas dalam memberi keputusan  kepada kerabat atau keluarga yang kerap meminjam uang kepadamu. (Sbg/Rig)

Comments