Rekan kerja yang cerewet
(Sumber Foto:videoblocks.com)

Sabigaju.com – Apakah kamu memiliki rekan kerja yang cerewet? Barangkali di lingkungan kantormu, kamu menemukan rekan kerja yang cerewet alias sangat suka berbicara panjang lebar. Padahal apa yang dia bicarakan sangat tidak sesuai dengan pekerjaan.

Nah, biasanya rekan kerja yang seperti ini seringkali tidak sadar bahwa hal ini sangat mengganggu.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menangani rekan kerja yang sangat cerewet.

BACA JUGA: Cara Keren Melumpuhkan Aksi Rekan Kerja Bermuka Dua 

Memakai Headphone atau Membuat Dirimu Terlihat Sibuk

Salah satu cara yang dapat kamu gunakan untuk menangani rekan kerja yang cerewet adalah dengan mengenakan headphone.

Meskipun demikian, kamu pun tidak harus selalu sering melakukannya karena bisa saja kamu dianggap sebagai orang yang sombong.

Selain itu, kamu pun sangat mungkin dianggap sebagai orang yang hanya hidup untuk bekerja.

Gunakan waktumu untuk sesekali untuk mengobrol dengan topik ringan atau kecil. Jika kamu merasa topik obrolanmu sudah kelewat mengganggu, kamu dapat kembali mengenakan headphone-mu.

BACA JUGA: Tanda Rekan Kerja Wanita Sudah Resmi Menjadi Work Wife

Memberi Tahu si Cerewet Bahwa Kamu Sedang Bekerja

Cara lain yang dapat kamu lakukan untuk menangani rekan kerja yang sangat cerewet adalah dengan memberitahunya bahwa kamu sedang bekerja.

Jika kamu terlihat sibuk tapi dia masih juga bertanya banyak hal padamu, kamu dapat menggunakan sejumlah alasan untuk kembali mengerjakan pekerjaanmu.

Cobalah mengutarakan padanya, “Saya benar-benar ingin mengobrol denganmu tetapi masih banyak hal yang harus saya kerjakan.”

Alasan ini tidak selalu berupa kebohongan yang dianjurkan, tetapi pastikan kamu memang tengah mengerjakan sesuatu.

Pastikan kamu melontarkan alasan ini dengan nada bicara yang terdengar ramah.

BACA JUGA: Cara Ilmiah Menghadapi Rekan Kerja yang Menyebalkan

Agendakan Rapat Jika Diperlukan

Jika kamu merasa bahwa hal yang tengah dibicarakan oleh rekan kerjamu yang cerewet itu memang berhubungan dengan pekerjaan, kamu dapat mencoba untuk menjadwalkan rapat dengannya. Dengan demikian, pembicaraan kalian pun akan terasa lebih fokus.

Jika rekan kerjamu tersebut berkata, “Oh, tidak apa-apa. Saya hanya akan memikirkannya sendiri,” maka besar kemungkinannya bahwa percakapan tersebut sebenarnya tidak penting. Kamu pun dapat terselamatkan oleh si cerewet. (Sbg/Vania)

Comments