Ilustrasi seseorang dilanda kesedihan
(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Selain bosan dan jenuh, pandemi corona juga menimbulkan kesedihan di hati begitu banyak orang. Jutaan orang yang masih diliputi duka lantaran corona merengut kehidupan orang tercinta.

Belum lagi sulitnya diri untuk bertemu dengan orang yang kita cintai ditengah pandemi ini juga kerap membuat diri ini dilanda rasa sedih dan sepi.

Hari demi hari di masa pandemi ini begitu gelap dan kelabu, membuat kita merasakan kesedihan, bahkan jika kita tidak memiliki alasan untuk sedih.

BACA JUGA: Dunia Ilmiah Menguji Kekuatan Doa untuk Sembuh dari Corona 

Lima jenis Kesedihan

Terri Daniel, penulis “Grief and God: When Religion Does More Harm Than Healing,” mengatakan, ada lima jenis kesedihan yang tidak melibatkan kematian. Dan, jenis kesedihan ini bisa menjadi fokus yang lebih tajam saat kita sudah merasa suram.

“Ketika kita belum mengalami kehilangan yang nyata seperti perceraian atau kematian, kita bisa jadi tidak sadar kalau kita berduka,” ucap Daniel.

“Kehilangan ini bisa sekunder dari kehilangan dasar, atau dapat berdiri sendiri.”

Lima jenis kesedihan yang dimaksud oleh Daniel antara lain:

1. Keterasingan, Kondisi di mana kita merasa kehilangan melalui perubahan status persahabatan, romansa, atau hubungan keluarga.

2. Kehilangan finansial seperti keamanan finansial, rumah disita, atau lebih dari itu, semuanya bisa memengaruhi stabilitas kita.

3. Penyakit atau cedera yang mengubah hidup akan menyebabkan hilangnya kemampuan fisik, seperti kehilangan kemampuan berjalan atau mengemudi.

4. Pelepasan –kehilangan yang ditentukan– seperti berhenti merokok atau putus dengan seseorang.

5. Kerugian institusional, di mana sistem sosial seperti perusahaan tempat kita bekerja gagal memenuhi janjinya untuk melindungi kita.

“Jika kita menghadapi prosedur medis serius, khawatir tentang PHK di tempat kerja, masalah dalam pernikahan, atau kondisi politik nasional, semua ini bisa memicu respon kesedihan,” kata Daniel.

Menurut psikolog klinis yang juga penulis buku Paradoxical Strategies in Psychotherapy : A Comprehensive Overview Guidebook, Leon F. Seltzer, ada sejumlah hal yang dapat dilakukan seseorang agar kesedihan tidak ‘menyabotase’ kualitas hidup

BACA JUGA: Aroma Pasangan, Obat Mujarab Saat Dilanda Stress 

1. Bernafas dan bersantai

Saat kamu menyadari munculnya kesedihan, ambilah nafas dalam-dalam dan lambat. Bisa dibarengi dengan mengucap kata “tenang” atau “sabar” pada diri sendiri.

“Coba juga untuk memvisualisasikan pemandangan yang menenangkan seperti berbaring di pantai. Ajak inderamu yang lain untuk berperan, seperti membayangkan aroma asin air laut, memegang butiran pasir halus, atau mendengar deburan ombak,” ungkap leon

2. Carilah nilai positifnya

Kamu  dapat meredakan gejolak emosi yang negatif apabila pikiranmu dialihkan dari pengalaman ketidakadilan, ketakutan, sakit hati atau kekecewaan yang tengah dialami ke dalam pelajaran yang dapat diambil dari hal tersebut.

Hal ini, juga dapat memberi wawasan  dan pelajaran  yang berguna untukmu di masa yang akan datang.

3. Alihkan fokus dari diri sendiri

Saat dilanda kesedihan baiknya kamu alihkan perhatianmu  Misalnya, dengan berupaya mengikuti aksi sukarela membantu korban bencana, melakukan kegiatan-kegiatan sosial, atau sesederhana menjadi pendengar yang baik bagi teman yang butuh ‘curhat’. ”

Hal ini hampir selalu bisa membantumu merasa lebih baik, dan inilah alasan mengapa banyak orang yang depresi merasa terbantu ketika mereka menyibukkan diri di kegiatan-kegiatan sukarela,” jelas Leon.

4. Berolahraga

Leon mengatakan,  ada tiga hal yang bisa didapat dari berolahraga, yakni mengalihkan pikiranmu yang tengah terjebak emosi negatif, membantu pelepasan endorfin yang dapat menimbulkan rasa bahagia, serta secara fisik membantumu melampiaskan energi ‘beracun’ yang disebabkan oleh stres dan kesedihan.

“Jika kamu berolahraga dengan teman terpercaya, kemungkinan suasana hati Anda menjadi membaik akan lebih besar,” jelasnya.

BACA JUGA: Menonton Film Sebagai Terapi Stres Saat Pandemi

5. Hadapi rasa sedih, berpikir dengan realistis

Untuk menyembuhkan kesedihan yang kamu rasakan, kamu harus ‘mengkonfrontasi’ dan mempertanyakan rasa tersebut.

Masih banyak fakta dan bukti yang menunjukan Anda lebih baik dari hal yang kamu pikirkan–yang menyebabkamu meragukan kemampuan diri sendiri,” ungkapnya.. (Sbg/Rig)

Comments